Chapter Text
[ANAK KOTA]
“Ini tidak wangi.” Mark mengendus asap obat nyamuk bakar. “Memang bukan pewangi.” Jaehyun tertawa dan Mark melongo. “Lho, Haechan bilang—“
.
[INSIDEN KERIPIK]
“Minta keripik.” “Tidak.” Chenle menekan ‘unggah’ pada ponsel manajer dan wajah mewek Renjun yang hina di encore menghias official SNS NCT.
.
[SELAMAT MAKAN]
“Aku dari Jepang.” Seorang fans memperkenalkan diri. Terkejut dan kagum, Winwin lantas menyapa ramah dalam bahasa Yuta. “Ittadakimasu.”
.
[KURANG BERSYUKUR]
“Hyeong cari apa?” tanya Haechan malam itu di ruang makan. “Peninggi badan,” jawab Johnny. Esoknya, Haechan belajar beladiri.
.
[VERSI MINI]
Headline media kadang gila. Jeno dan Jisung sampai terpingkal-pingkal melihat foto mereka di artikel berjudul ‘Super Junior D&E Menyusut?!’.
.
[AKU NORMAL]
Jaehyun dan Taeyong sedang memasak buat para member. “Rasanya seperti sudah berkeluarga,” ucap Jaehyun tiba-tiba. Taeyong mundur lima meter.
.
[BAWA PERASAAN]
Jaemin menangis di depan layar televisi. Ten kira gara-gara drama romantis, ternyata karena encore stage NCT Dream.
.
[SALAH UNIT]
Sama terharu dengan Jaemin, Ten menggulung kertas jadi mikrofon. “Aku sangat berterima kasih pada fans kami—“ “YANG MEMBER DREAM AKU!”
.
[ARTIS NARSIS]
Doyoung masuk ruang tengah dan langsung menyerang Ten. “Oi, tenang, Bung, aku—“ “ITU POSTER LIMITLESS-KU YANG KAUGULUNG!”
.
[KUKIRA CAPEK]
Bermuka kusut, Yuta mengajak Hansol pergi minum. “Aku stres menunggu Hyeong debut.” Urung cemas, Hansol menyusul Haechan latihan beladiri.
.
[MUKA BAYI]
“Hyeong,” Kun bercermin di ruang latihan, “aku masih cocok debut di Dream tidak? Kan Dream lagi hit.” Latihan beladiri Hansol berlanjut.
.
[MASIH LAMA]
“Sabar, Hansol,” Taeil menepuk pundak rekannya yang baru curhat, “SM akan mendebutkan grup 2018 nanti. Tanya Lami dan Goeun, deh.”
***
TAMAT
