Work Text:
Who wants to live forever...?
Si alkemis tidak.
Memangnya siapa, sih, yang tidak mau hidup sekarang dan selamanya?
Hohenheim tidak mau seperti itu.
Karena tidak ada tempat untuknya--untuk manusia imortal sepertinya--di dunia ini; tidak di Xerxes, tidak pula di Resembool maupun di bagian lain Amestris.
Yang Hohenheim tahu, transmutasi manusia itu tabu. Meski tabu, Hohenheim tahu.
Cinta seorang istri sekaligus ibu mestinya tak lekang oleh waktu.
Apalah artinya waktu kalau diri ini kekal?
Alkimia tak ubahnya ilustrasi dalam cerita dongeng; memberi suratan takdir yang cengeng.
Dalam drama yang disutradarai Sang Pencipta, tidak ada 'hidup bahagia selamanya'; karena jika ada yang terlahir, pasti ada yang berakhir.
Jika ada makhluk ciptaan Tuhan yang cukup sombong untuk jadi abadi, Dia akan beri hidup dalam elegi.
Kala Hohenheim memutuskan untuk menjadi bagian dari keluarga Elric, dia sudah memantapkan hati untuk kembali menjadi fana.
Apalah artinya abadi jika tanpa cinta kasih?
