Actions

Work Header

forever

Summary:

Katsuki enggan melihat dunia. Namun Shouto menarik tangannya, membawanya untuk meraih secercah harapan.

Chapter 1: never

Notes:

(See the end of the chapter for notes.)

Chapter Text

*

Apa dia bahagia?

Tidak.

Kapan terakhir dia bahagia?

Entahlah.

Katsuki lupa rasanya. Tentang apa makna kebahagiaan dan bagaimana caranya, Katsuki tidak tahu. Sudah lama sekali sejak hari itu, dan hidupnya kini berubah 180 derajat.

Di mana jalan keluarnya?

Tidak tahu.

Ia mencari, mencari, dan terus mencari. Namun apa yang selalu dilihatnya hanya kegelapan yang tak bertepi. Di manapun kaki Katsuki membawanya, tidak ada cahaya. Tidak ada masa depan yang cerah. Tidak ada kebahagiaan.

Mampukah ia keluar?

Sepertinya tidak.

Katsuki akan selamanya terjebak disini.

Sungguhkah?

"Kemarilah!"

Katsuki menoleh. Siapa? Siapa orang bodoh yang mau ke tempat mengerikan seperti ini?

"Pegang tanganku, Katsuki!"

Tidak ada siapa-siapa. Katsuki berbalik, enggan menaruh harapan.

"Katsuki!"

Kali ini jelas. Sebuah tangan terulur padanya. Lalu diikuti tangan-tangan lainnya, yang Katsuki tidak ketahui darimana asalnya.

"Ayo."

Tangan Katsuki terangkat, ingin meraihnya. Namun ia ragu.

"Mari lihat dunia ini bersama, Katsuki."

Jemari asing itu kini tertaut diantara sela-sela jemarinya, memberi Katsuki rasa hangat dan lembut yang menenangkan.

"Selamanya?"

"Selamanya."

Notes:

This is my first fanfiction, hope y'all like it. Comments and kudos are appreciated! <3