Work Text:
.
.
.
tuan juru penyelamat tak kenal letih,
siap memikul segala beban di pundak,
berhadapan dengan pemburu keji,
ingin meraih empat kelolosan mutlak.
bagai ksatria laut tangguh nan pemberani,
berbekal arloji antik sebagai pedang pusaka,
berani datang menantang amukan ombak.
sesekali merasa senang dengan takdir,
bisa bertemu eksistensi seperti dirimu,
jarang perhatianku tertuju pada lelaki,
dibuat jatuh cinta di awal perjumpaan.
kehadiranmu memabukkan,
siluetmu terbayang selalu,
lengkung bibir ranum membekas,
degup jantung ini tak terkendali.
amatlah sulit untuk jujur,
egoku bagai di puncak langit,
menolak jadi orang pertama,
dalam mendeklarasikan cinta.
aku bukan pria romantis di film,
hanya koboi pengelana biasa,
sekadar ini yang dapat kutulis,
dalam sobekan kertas diari manor,
sebagai pengganti pernyataan hati.
Jose, aku mencintaimu.
.
.
.
.
.
End.
