Work Text:
"Ah." Bibir yang tak pernah absen merokok mengeluarkan nada terkejut meski ekspresinya tetap datar. Ieiri Shouko sempat berhenti di ambang pintu kelasnya begitu melihat sosok familiar yang sudah duduk manis di bangku.
"Shouko, ohayou!" sapa Gojou dengan raut wajah yang memperlihatkan mood-nya sedang bagus.
Mengembuskan asap rokok lewat bibir yang setengah terbuka, Shouko berjalan menuju bangkunya. "Tumben," katanya saat melewati meja Gojou tanpa berhenti melangkah. Begitu sampai di bangku yang biasa didudukinya, Shouko menggantung tasnya di samping meja lalu duduk menyilangkan kaki.
Jarang-jarang dia melihat pemuda bersurai putih itu datang paling pertama ke sekolah. Padahal biasanya kalau bukan datang bersama Getou, pasti datang paling terlambat.
"Shouko!"
Gadis berambut pendek itu nyaris terlonjak kaget begitu Gojou tiba-tiba sudah duduk di bangku Getou—tepat di sebelah kanannya. Dengan senyum lebar Gojou mengulurkan sesuatu di depan mulut gadis itu. Kedua alis Shouko mengerut bingung. Matanya tak berkedip menatap mikrofon tanpa kabel yang dipegang Gojou.
"Kita sedang di kelas, bukan ruang karaoke. Jadi jangan paksa aku untuk menyanyi," kata Shouko dengan nada datar tapi tegas.
...[cut]
.
.
.
Selesai
