Actions

Work Header

Rating:
Archive Warning:
Category:
Fandom:
Relationship:
Characters:
Additional Tags:
Language:
Bahasa Indonesia
Stats:
Published:
2021-12-25
Words:
566
Chapters:
1/1
Kudos:
71
Bookmarks:
2
Hits:
838

Warm

Summary:

Jay kedinginan dan Hyungseok disana untuk menghangatkannya.

Notes:

Selamat membaca! Semoga suka ^^

(See the end of the work for more notes.)

Work Text:

Jay terbangun paginya dan mendapati dirinya tak memakai sehelai benang apapun didalam selimutnya karena kegiatan panasnya semalam bersama seseorang, sebut saja Park Hyungseok. Ia juga tak dapat menemukan kekasihnya tersebut disampingnya.

Jay hendak berdiri, namun tubuh polosnya --tak polos-polos sekali karena terdapat bercak merah disekitar lehernya bekas kegiatan semalam-- langsung diterpa dengan udara dingin, membuat ia langsung menggigil dan bersembunyi didalam selimut.

Ia melihat sekelilingnya dan mendapati kemeja putih tergeletak tak berdaya disamping ranjang milik sepasang kekasih tersebut. Jay mencoba meraihnya, masih dengan balutan selimut yang semakin dirapatkan dengan badannya, dan memakainya.

Setelah itu, ia bangun dari ranjang dan berjalan keluar dari kamarnya menuju ke dapur untuk mencari Hyungseok. Ia berpikir, mungkin saja Hyungseok berada di dapur untuk membuatkan mereka sarapan. Namun, kosong. Tak ada laki-laki manis yang ia cari disana, hanya beberapa pembantunya yang tengah menyiapkan sarapan untuk mereka, bukan kekasihnya.

"Tuan Jay? Ada apa?" Tanya butlernya yang kebetulan lewat dan langsung menghampiri Jay yang termenung didalam dapur.

Jay tersontak dan menghadap kearah butler setianya tersebut, "Apa kau melihat kekasihku?" Tanyanya balik. Ia merasa sedikit malu saat mengucapkan kata 'kekasihku'.

"Ah, Tuan Hyungseok baru saja mencari anda juga, Tuan. Dia berada di dalam kamar sedari tadi." Jawabnya. Jay terkejut bahwa ternyata Hyungseok sedari tadi berada di dalam kamar, apa mungkin Hyungseok tadi tengah mandi?

Jay pun mengangguk dan mengucapkan terima kasih sebelum berjalan kembali menuju kamar milik mereka.

Sesampainya, ia mendapati pemandangan indah di depan matanya. Ia melihat Hyungseok yang hanya menggunakan jubah mandi dengan air yang masih menetes dari rambutnya tengah menyeduh minuman hangat, Jay tak tahu apa yang tengah kekasihnya minum.

Jay berjalan kearah Hyungseok dan langsung memeluk kekasihnya tersebut dengan erat, hangat, batin Jay nyaman. Sedangkan, Hyungseok sedikit terkejut karena tiba-tiba ia dipeluk oleh Jay dan ia terkekeh, lalu membalas pelukannya tak kalah erat.

"Hyungseok hangat." Gumam Jay yang masih dapat didengar oleh Hyungseok.

Hyungseok tersenyum.

"Kau mandilah terlebih dahulu." Suruh Hyungseok, namun dibalas gelengan keras dari Jay, "Dingin?" Seolah tahu, Hyungseok bertanya dan Jay mengangguk lucu, membuat Hyungseok gemas dengan tingkahnya.

"Want to cuddle?" Jay mengangguk.

"Mandilah." Jay kembali menggeleng.

"Baiklah, kita mandi bersama, bagaimana?" Jay melepaskan pelukan mereka dan membuat ekspresi bingung kepada Hyungseok.

"Aku mandi lagi, tak apa." Mendengar itu, Jay langsung menarik pergelangan tangan Hyungseok dan membawanya masuk ke kamar mandi. Di dalam sana, mereka saling menggosok punggung satu sama lain dan tak selang beberapa lama, mereka selesai dan keluar dengan mengenakan jubah mandi berwarna putih.

Hyungseok menelepon butler mereka dan mengatakan untuk makan terlebih dahulu karena mereka akan makan sarapan sekaligus makan siang nanti. Butler mereka meng-iya-kan dan mereka pun berjalan kearah ranjang mereka.

Jay membaringkan tubuhnya terlebih dahulu, ia kemudian menarik pergelangan tangan Hyungseok dan menangkapnya. Hyungseok terjatuh diatas Jay.

"Astaga, Jay! Itu berbahaya!" Omel Hyungseok, "Jan--." Ucapannya terpotong dengan kecupan dari kekasihnya tersebut, setelahnya ia mengerucutkan bibirnya kesal, namun kemudian ia ikut mencium lembut bibir milik Jay dan dibalas olehnya.

Selama beberapa menit mereka saling bertukar saliva, keduanya melepaskan tautan mereka karena butuh oksigen untuk mengisi paru-paru mereka.

Setelahnya, mereka tertawa. Hyungseok segera membaringkan dirinya disebelah Jay dan memiringkan tubuhnya untuk menghadap kearah kekasihnya. Ia merentangkan tangannya dan memeluk Jay. Hyungseok mendusel di ceruk leher kekasihnya tersebut.

Jay pun ikut memeluk Hyungseok, ia terkekeh gemas melihat kelakuan kekasihnya tersebut. Saat udara dirasa semakin dingin, ia mendekatkan tubuh mereka semakin dekat untuk mendapatkan kehangatan.

Setelahnya, mereka tertidur dengan pulas dalam pelukan hangat dari satu sama lain.

Notes:

Terima kasih sudah membaca! Maaf, jikalau ada kesalahan dalam memilah kata atau kalimat ^^