Actions

Work Header

Rating:
Archive Warning:
Category:
Fandom:
Relationships:
Characters:
Additional Tags:
Language:
Bahasa Indonesia
Stats:
Published:
2021-12-29
Words:
254
Chapters:
1/1
Comments:
1
Kudos:
29
Bookmarks:
1
Hits:
418

Lose

Summary:

Satu jam sebelum wajah Hyunsuk ditutup.

Notes:

Super short. Posted on Twitter.

Work Text:

Sebenarnya kehilangan itu seperti apa, sih? Benar menyakitkan?

Kalau menurut Jihoon, kehilangan itu sakit sekali. Namun kalau takdir yang sudah mengatur, Jihoon tidak bisa apa-apa lagi selain tersenyum getir.

Sakit sekali melihat paruh hatinya terbaring. Andai ia bisa menukar, ia ingin bertukar takdir saja. Bolehkah ia menggantikan orang yang terbaring lemah di sana?

Menyesakkan sekali kalau lihat betapa sulitnya waktu yang akan ia tempuh di kemudian hari. Tanpa Hyunsuk. Apa ia bisa? Makan pun terbata-bata kalau kata intuisinya.

Andai Jihoon punya kekuatan, Jihoon ingin mencari dimana Hyunsuk yang sebenarnya berada, lalu menariknya erat-erat mengajak pulang. Sekedar berkata, "Kak, pulang! Orang rumah banyak yang nyariin!"

Sesak sekali. Bagai terpatung antar ramai dan kamu terkunci. Mau bagaimana lagi? Kamu tak bisa keluar. Apa yang kukatakan itu benar, 'kan? Apa lagi yang bisa kamu lakukan selain tersenyum getir?

Jihoon suka sekali Animasi Tokyo Revengers yang banyak digandrungi di luaran sana. Menarik. Andai Jihoon bisa menjadi tokoh utamanya dalam serinya sendiri.

"Kak, kalau aku jadi Takemichi, bisa gak ya, buat kamu balik lagi? Pasti bisa 'kan, ya?"

"Kak, kalau misal aku jadi Takemichi, aku bakal bilang apa deh, ke adek kamu buat gak dateng ke pameran kemaren? Misalnya, 'Hwan, jangan ke pameran pas tanggal 30 Oktober 2021, ya? Nanti kalian bakal meninggal.' gitu gak sih, Kak?"

Jihoon, kamu bukan Takemichi. Kamu bukan dalam hidup animasi.

Kamu Jihoon, dalam dunia yang sehat realitanya, dan orang yang pergi tak akan pernah kembali.

Sekarang, coba kamu beranikan dahulu menatap wajah kekasihmu. Bilang padanya, maaf, aku bukan Takemichi.

Dan sampaikan salam perpisahan.