Actions

Work Header

Rating:
Archive Warning:
Category:
Fandoms:
Relationships:
Characters:
Additional Tags:
Language:
Bahasa Indonesia
Stats:
Published:
2022-05-19
Words:
191
Chapters:
1/1
Comments:
1
Kudos:
8
Bookmarks:
1
Hits:
310

kecap-kecup

Summary:

"Sensei, apa Sensei pernah mencium sahabat Sensei?"

Work Text:

"Sensei, apa Sensei pernah mencium sahabat Sensei?"

Pada tanya Yuta, Gojo hanya dapat terhenyak.

.

Itu adalah malam pada akhir pekan, pada petang setelah sibuk, bergelung bertukar hangat badan di atas kasur pada peluk. Tangan Yuta melengkung longgar pada pinggang. Badan telanjang bersentuh, tertutup selimut separuh. Yuta mendongakkan kepala, beringsut naik, memberi kecap-kecup pada Gojo yang terdiam.

Yuta meneleng, memberi tatap.

Gojo melepas tatap, memalingkan mata ke dinding, ke langit-langit, ke desau tirau di ujung jauh. Walau begitu tangannya menjulur, menarik kepala Yuta mendekat, membenamkannya pada ceruk. Menyelipkan jemari pada helai-helai, pelan memberi belai.

Gojo bersenandung.

Dalam balas tenang detik-detik, pandang pada desau tirai berubah menjadi terik pantai, pada pemuda tinggi bidang berambut panjang hitam, tersenyum lebar memanggil nama. Pada seringai lebar pada bibir tipis memanggil ia. Pada detik-detik pemuda itu berlumur darah merenggang nyawa.

Pandangnya pada bibir tipis pucat pada kalimat terakhir yang kini ia tak ingat apa.

Pada bibir tipis yang memanggil namanya dengan riang, dengan usil, dengan seriangi, dengan–

–bibir yang ia mau.

Yang tidak pernah ia kecup dan pagut.

.

Gojo tidak menjawab, alih alih menangkup kepala Yuta untuk memberi balas kecap-kecup.

.

 

 

(tidak sama)

(seolah sebelumnya Gojo tahu rasanya)