Work Text:
Hai semuah nya.. ini adalah cerita pertama ku dan dengan pd nya ku posting di sini.. : )
aku biasa nya hanya sebagai penikmat au doang dan baru ini terpikir pingin nulis juga, jadi kalo ada yang minat sama cerita ku yang ya begini lah, boleh kasih saran atau komentar... jika ada satu yang sukai cerita ini mungkin akan aku lanjutkan lagi.. selamat menikmati guys, dan sory jika bnayak typo, heheh... enjoy!!!
Tak banyak orang menyadari betapa beharga nya diri mereka bagi seseorang, banyak juga yang merasa dia segala nya menjadikan nya egois dengan semuah takdir yang di berikan pada nya, beberapa orang juga terkadang tak bisa menerima takdir yang telah di tetapkan pada nya, dan juga segelintir orang yang hanya menerima semuah nya tanpa kegelisahan yang berarti berat. Di kehidupan ini seperti telah di atur sedemikian rupanya, serinci dan seindah nya. Tanpa di sadari ketika kehidupan mu tidak berjalan dengan mulus maka kau akan mempertanyakan cerita apa yang telah tertulis untuk diri mu di kehidupan ini. Begitulah kehidupan di iringi dengan berdetak nya jantug mu maka selama itulah cerita kehdupan mu akan berlanjut hingga menemukan akhir yang bahagia atau sebalik nya.
Hidup di tengah kota besar di Negara yang maju tak membuat hati ku gentar di sini, terlahir sebagai omega dari keluarga biasa tidak menjadikan ku takut untuk berkelana sendiri di dunia ini. Yah walaupun tentu saja banyak sekali masalah atau kendala yang telah berhasil aku lewati dengan ya.. bisa di bilang cukup baik untuk ku selesaikan sendiri. Bepengasilan yang cukup untuk hidup dengan baik di kota ini sudah sangat bershukur denagn salah satu sknerio hidup yang telah di ciptakan untuk ku. Jimin atau park jiminy a itu nama ku berhasil lulus dengan baik dari kampus yang cukup bergensi di seoul dan di terima sebagai salah satu penulis di peruhaan yang cukup baik dalam bidang hiburan. Aku tak terlalu memikirkan siapa mate ku kelak, selama ini aku hanya menikmati kesendirian ku dan tidak begitu memikirkan seorang alpha. Terkadang kua kaui sulit untuk hidup sebagai omega yang belum bermate di sini selain sulit menjaga diri kadang juga sulit untuk di terima di pekerjaan karena omega yang sedikir di kenal menyusahkan ya seperti yang kalian tau berat nya kehidupan seorang omega tanpa alpha nya.
Pagi ini bangun jam 6 pagi dan bersiap untuk berangkat ke kantor untuk mengantarkan revisi dari cerita yang akan aku kirim kan ke produser yang akan menayangkan drama yang cukup sukses aku tulis sendiri dan saat ini tinggal menunggu ep terakhir untuk di mulai syuting nya. Minum kopi instan yang beberapa emamg ku siapkan di rumah untuk keaadaan genting seperti ini. He, ya aku hanya tidur 2 jam tadi malam untuk menyelesaikan ep terakhir drama ku ini, tentu aku butuh kopi di pagi hari ini kan untuk tetap menjaga kesadaran yang ku rasa sangat berat tuk di dapat. Menggaunakan sepatu mengambil tas dan aku pun berangkat ke halte bus, oo tentu tak lupa menggunakan blokeer untuk menahan aroma omega ku agar tidak terlalu terasa untuk alpha’’ yang mungkin berada di dekat ku. Senyum tak bisa ku sembunyikan dari wajah ku membayangkan mungkin liburan yang tenag dengan bergelung seharian di rumah setelh menyelesaikan proyek penulisan drama nya selesai sebentar lagi. Hal yang paling di sukuri nya dalam kehidupan ini adalah detak jantung yang tenang dengan segelas minuman coklat, lagu favorit dan novel terbaru yang baru di beli nya semalam dan belum satu kata pun di baca nya. Seperti nya liburan kali ini akan sangat tenang dan nyaman bagi omega lajang penyuka sunyi seperti nya bukan.
Kantor yang penuh dengan orang yang sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Dan di sini lah semuah nya dia memulai kehidupan yang nyaman yang sekarang di dapat kan nya. ‘’ya, taehyung ah, kau tau aku sudah menyelasaikan nya dan penayangan ep terahir pun akan tiba, dan libur ku pun akan tiba.. wah.. memikirkan nya saja jantung ku sudah berdetak dengan bahagia, hehe..’’. taehyung satu-satu nya alpha yang dekat dengan nya. Satu kampus dulu dan sekarang berada di satu kantor juga sebagai salah satu produser acara di perusahaan ini. ‘’ya, liat kantong mata mu itu, berapa jam kau tidur ha?.’’
‘’2 jam mungkin, aku tak ingat liat jam lagi, sudah ya aku mau jumpai produser jang dan menyerahkan ini, bye tae, makan siang nanti tungguin aku ok..” jimin lanjut berjalan ke ruangan produser yang di maksud dengan kantong mata yang hitam dan senyum yang tak luntur jua.
‘’ha.. dasar omega itu apa dia tidak bosen jika libur nya kali ni juga tak menvoba mengenal satu alpha pun’’ taehyung menghela napas mengkhawathirkan teman omega kecil nya itu.
