Actions

Work Header

serambah kasaran (aku tahu judul ini tidak punya arti)

Notes:

Transformers © Hasbro

imagine your comfort character(s) waiting around a corner to surprise you — @yumecentral (from twitter)

Chapter 1: a surprise

Chapter Text

Berjalan kaki saat malam hari di tempat di mana kita dibesarkan memang terasa berbeda dengan tempat perantauan. Jangankan berjalan kaki. Terkadang keluar rumah mengendarai kendaraan roda dua saja rasanya enggan setengah mati. Walau sebenarnya ini bukan kebiasaan yang bagus juga, tetapi hatiku mantap malam ini takkan terjadi apa-apa. Toh, area sekitarku sekarang tak pernah terdengar terjadi kejahatan.

Saat aku hendak berbelok masuk ke trotoar jalan utama, aku melihat sesuatu berwarna abu-abu yang tidak pada tempat yang semestinya—

"Ba."

Mataku melebar. Sesosok robot otonom setinggi 3 meter berdiri agak membungkuk di depanku.

Di sudut jalan gelap-gelap begini.

"???? Bapak ngapain?" tanyaku refleks, kemudian aku masih kedap-kedip karena mendapati keberadaannya di sini adalah sesuatu yang sangat aneh.

"Nungguin kamu."

Aku masih kedap-kedip.

"Ngapain?"

Akhirnya, dia diam, hanya menunduk memandang wajahku. Aku juga memandang wajahnya, lama.

"Saya nggak ada kerjaan."

"Tumben?"

"Kan kalo lagi nggak terbang emang kerjaan berkurang," katanya memberi keterangan. "Kamu dari mana malam-malam gini baru pulang?"

Aku agak terkesiap. "Oh, anu, ada kerjaan di rumah temen." Wajahku berpaling sebentar. Sesaat, baru aku bisa menatap matanya. "Maaf, saya nggak pamit."

Dia tak membalas apa-apa. Setelahnya, kami hanya lanjut berjalan di trotoar pinggir tanpa ada satu pun kendaraan yang lalu lalang. Sekarang memang sudah jam 10—jam 9 ke atas jalan raya lebar ini memang sudah tidak begitu ramai kendaraan.

"Kok nggak pake holoform? Apa karena sepi?" tanyaku sembari kami masih berjalan.

Ia tak menjawab, dan kami terus berjalan.