Work Text:
Tidak ada yang salah dengan dirinya atau Pedro, atau mereka berdua. Jeda internasional kali ini memuakkan, hanya dirinya dan Balde yang dipanggil karena Pedro cidera tidak ada Ansu juga Ferran. Pablo jadi lebih sensitif dari biasanya, spanyol kalah dari skotlandia, sakit kepala dan tidak ada Pedro. Lagi-lagi.
Pablo tidak sabar untuk menghujat segala sesuatu dan mengadukan semua yang membuatnya tidak nyaman pada Pedro. Pedronya, Pedro yang tidak pernah ingin merubah Pablo, tidak seperti orang-orang.
From : ❤️
"miss you bebe"
Pablo menyunggingkan senyumnya, pesawatnya akan landing sebentar lagi dan hal yang tidak sabar untuk dilakukannya adalah melompat ke dalam pelukan Pedro.
To : ❤️
"miss you more"
Mereka punya banyak hal untuk dikerjakan baik yang pantas untuk dikatakan di muka umum maupun untuk diketahui mereka berdua saja tentunya, ya kecuali orang lain mau tahu. Pablo tidak bisa berhenti tersenyum, lebar sekali sampai membuat orang-orang penasaran kenapa Mr. Grumpy mereka tampak senang sekali.
"Gonna meet your little boyfriend eh?" Seseorang berbicara dari arah kursi di belakang Pablo duduk, seperti mengibarkan bendera peperangan. A blanco, what you expect?
"Shut your mouth! do not talking to me like that"
"Well he still your boyfriend even no one was pointing out"
Pablo mencoba mecoba untuk tidak mendengarkan ocehan yang tidak jelas tersebut. Love is love, jangan sok asik kita bukan teman ya beda dengan Ferran atau Ansu atau Balde yang boleh menggoda mereka sampai mampus.
Pedri berdiri di depan gate, calm and collected "how's the flight?"
Pablo hanyak menggelengkan kepalanya "I miss you Pedro"
"Lets go home"
Mereka berdua meninggalkan bandara menggunakan mobil Pedro, membiarkan beberapa orang mengambil video mereka berdua. People obsessed with them getting back together lagi pula siapa sih yang berpisah.
"Kamu kapan mau buat SIM?"
"Minggu depan"
"Enggak bikin juga gapapa, aku suka antar jemput kamu"
Pablo tercengang tapi sebenarnya tidak perlu, its boyfriend duty kata Pedro sih begitu.
"Aku nggak mau kehilangan passenger princessku"
He's blushing really "i appreciate that bebe, tapi aku tetap mau buat SIM just for the emergency and i always be your passenger princess dont be silly Pedro"
So now Pablo got his drivers license and Pedro getting emotional because his baby grow up too fast even Pedro is also a baby.
"You seems quiet Pedro whats wrong?"
"Nope"
"I know you have something to say"
"Well I dont know, just keep thinking what if i still can't make it. its been two months Pablo"
"I dont really kwo how to respond, i could make anything worse but im not going anywhere bebe"
Kalau Pablo bilang tidak ada yang salah dengan mereka, dia mau menarik kembali kalimatnya. Pedri seems too distant, mungkin Pablo jug akan begitu kalau dia yang ada di posisi Pedro. It's hurt him seeing his beloved Pedro.
Are we fading?
"Stop thinking Pablo, i almost can hear your mind"
"Do you love me"
"Of course i do, whats wrong bebe?"
"You seems distant"
Pedro menghela nafasnya "im sorry Pablito i"
"No Pedro, im sorry"
"We can through this, im just being asshole" Pedro trembling.
"Come here Pedro" Pablo mememeluk Pedro membiarkan laki-laki tersebut terisak.
"Were not going anywehere Pedrito, oh boy"
Thats why, they were not going anywhere.
"You have the world on your feet Pablo and you stuck with me in this circumtances"
Mereka akan tetap di sini di sini saja.
Tapi di sini-di sini saja juga tidak apa-apa kalau ada satu sama lain. Pablo akan dengan senang hati terjebak selama-lamanya bersama Pedro. Di dunia kecil yang hanya berisi mereka berdua.
"Stop babbling nonesense Pep, i literally hate the rest of the world but you" Pablo melumat bibir Pedro, membuat Pedro berhenti mengoceh hal-hal yang tidak perlu dipikirkan, hal-hal yang menggerogoti kebahagiaan mereka apabila terus menerus diungkit.
"Better?"
"Mhmm, so whats for dinner?"
"Me probably?"
"Oh being cheeky now"
Pablo and Pedro have forever to love or to be loved so whats more they can ask
