Work Text:
Bolehkah seseorang jatuh cinta secepat aku memilih kamu?
Apakah perasaan yang kusadari berbentuk getaran hebat kala sinyalku menangkapmu ini bisa diakui oleh dunia?
Apa kata manusia diluar sana ketika aku mulai berani utarakan maksudku?
Perasaanmu adalah valid, sayang. Waktu yang diciptakan Tuhan ini hanya sarana kita agar tandai hal-hal berharga. Satu hari ataupun satu tahun bukanlah patokan pantasnya kamu memilih. Tandai waktu itu sebagai bukti kuatnya perasaanmu.
Satu hari-pun aku senang, karena tandanya Tuhan tak ingin waktu lama agar kita bersatu. Satu tahun-pun aku bahagia, karena Tuhan tetap memilihku dari sekian lama waktu memisahkan kita.
Hari Kasih Sayang tetaplah 24 jam meskipun diistimewakan seluruh orang. Maka tolong tandai waktu itu sebagaimana istimewanya waktu kita bertemu.
Perasaanmu adalah valid, sayang. Artikan dia sebagaimana kamu suka untuk rasakan. Orang lain tak mampu memiliki hati seindah milikmu untuk mengartikan hebatnya sinyal yang dunia berikan. Dunia tak sama kuatnya untuk melawan bentuk nyata.
Teriakkan pada mereka betapa kokohnya manusia yang dianggap rapuh itu. Karena kamu hebat dari arti sesungguhnya. Kamu hebat karena tetap memilih berpijak dalam dunia yang penuh coba.
Akui perasaanmu karena perasaanmu adalah valid, sayang. Ceritakan padaku agar aku tau betapa indahnya untaian transkripsi hati dari sosok yang cantik seperti mu.
Seseorang yang elok diciptakan Tuhan sepertimu tak pantas menerima jahatnya bentuk kata dunia, maka tolong dengarkan saja rasaku yang mencoba membalutmu sayang.
Lantas bolehkah rasa ini membuncah sebegini kuatnya? Hingga aku harap hanya bahagia yang sertaimu. Hingga aku rasa tak ada langkah tanpa namamu.
Dalam tidurmu yang singkat tolong jangan khawatirkan dunia karena akan ku berikan bahagia. maka jangan mimpi indah, tidurlah yang nyenyak dalam dekap.
Kuucap doa, Peri baik tolong jangan susahkan dia untuk aku yang menyayanginya. Nyatanya meski aku memikirkan mu sekali, namun tak pernah berhenti.
Kita sambut kata bahagia bersama karena aku lebih bahagia saat senyummu bangkit lebih lama.
Akan kutuliskan tentang manusia baik yang adalah kamu dalam lembar garis hidup.
Dan aku akan menjadi tokoh terbaik yang pernah dunia kenal ketika kamu adalah penulisnya.
.
.
Aku dan kamu adalah cerita yang dituliskan tanpa prolog panjang penggugah suasana pembaca. Tanpa ribuan kata yang diperlukan, dunia pun akan tau.
Manusia baik yang selalu membersamaiku dalam beratnya hidup dunia, semoga akan terus bersama, ya?
