Work Text:
"Jendraaaaaalllllllllll~~" Yanqing masuk ruangan dan bergegas menuju Jing Yuan.
Jing Yuan yang baru bangun dari tidur siang (ketiduran) berpura-pura masih tidur.
Yanqing meraih dompet kecil-nya dan menggoyangkan dompet.
"Jendraaaaalllllll~~ dengar bunyi dompet Yanqing, tidak ada 'krincing-krincing'!"
Jing Yuan masih berpura-pura tidur. Burung-burung bertengger di bahu, rambut, dan paha. Mungkin kalau mereka bisa bertengger di hidung Jing Yuan, Jing Yuan akan terbangun...
Yanqing masih berdiri di tempat, sekarang membuka dompet-nya dan mendekati Jing Yuan.
"Jendral, lihat dompet Yanqing. Kosong melompong!"
Akhirnya Jing Yuan membuka mata. Dia disuguhi mata Yanqing yang lembut berkaca-kaca dan senyum yang kekanak-kanakan.
"Jendral sudah bangun! Yanqing membutuhkan-"
Jing Yuan menuangkan koin-koin emas ke dalam dompet Yanqing sampai dompet menggembung. Mata Yanqing berbinar senang.
"Terima kasih Jendral! Yanqing sayang banget sama Jendral, Yanqing ingin mencium Jendral-"
Omongan Yanqing terputus oleh kehangatan yang menempel di bibir Yanqing.
Jing Yuan melepas ciuman dan tersenyum licik.
"Yanqing sangat bersemangat, saya jadi bersemangat juga~~" Jing Yuan terkekeh.
Yanqing terdiam. Wajah-nya merah, Yanqing menutupi wajah-nya.
Jing Yuan menertawakan murid-nya yang tersipu malu. Warna wajah Yanqing senada dengan warna dompet gembung-nya.
-fin
