Actions

Work Header

Rating:
Archive Warning:
Category:
Fandoms:
Relationship:
Characters:
Additional Tags:
Language:
Bahasa Indonesia
Stats:
Published:
2024-01-28
Updated:
2024-02-02
Words:
1,352
Chapters:
2/?
Kudos:
12
Bookmarks:
2
Hits:
1,443

Hot and Cold

Summary:

Kisah cinta idol yang terhalang fans

Notes:

Fiksi ! pertama kali menulis, mohon dipahami

Chapter Text

“Ayo Jen ke ruangan disamping, udah ditunggu sama yang lain” suara manajer noona membuat member dream kompak melihat Jeno.

“Aku duluan” pamit Jeno dengan tidak melihat membernya lagi karena ia sudah tahu member dream dari tadi menatapnya dengan tatapan usil.

Good luck Samoyed

“Jangan tegang Jen” Sorakan sorakan usil sebelum Jeno menutup pintu berhasil membuatnya malu

Anak-anak sialan

Menarik nafas Jeno berusaha menetralkan jantungnya sebelum masuk ke ruang latihan. “Permisi”

“Oyy Lee Jeno”

“Jeno ! masuk Jen” Jeno menyalami Kai dan Seulgi yang tadi menyambutnya, dia kemudian mengedarkan pandangan untuk menyapa staff SM lain seraya mencari sosok yang sedari tadi tidak terlihat menyambutnya.

Dia belum datang ?

“Ayo kita mulai sekarang, karena Karina sedang sibuk, dia mungkin menyusul kalau sempat, jika tidak dia akan latihan terpisah”

Yah, gagal lagi

Jeno sedikit kecewa, sejak malam dia sudah berharap akan bertemu dengan Karina, dia kira dengan satu projek bersama mereka akan lebih sering bertemu dan Jeno bisa semakin dekat dengan perempuan yang ia suka tersebut namun sayangnya hidup memang tidak selalu berjalan sesuai keinginannya.

Sejak dikabarkan akan satu projek dari pertengahan bulan lalu, Jeno dan Karina hanya pernah bertemu 1 kali itupun tidak sempat mengobrol, mereka hanya bertukar sapa sebelum akhirnya Jeno masuk ke ruang rekaman dan Karina pergi untuk melanjutkan jadwalnya lagi.

Mengesampingkan pikirannya tentang Karina, Jeno berusah sungguh-sungguh mempelajari koreo mereka, setidaknya dari rekaman dia lumayan bersemangat karena sudah pasti akan memiliki cukup banyak koreo bersama Karina.

Hampir 1 jam latihan, mereka hampir merampungkan koreo setengah lagu tersebut, sebenarnya mungkin bisa lebih cepat jika saja kedua seniornya itu tidak bersikap dingin satu sama lain. Seperti rumor bahwa kedunya adalah mantan kekasih yang tidak berpisah baik-baik itu benar. Tapi apa daya Jeno, ia tidak bisa ikut campur, suasananya sedikit awkward tapi untungnya mereka masih bersahabat ketika berbicara dengan Jeno.

“Permisi semuanya maaf aku terlambat”

DEG

Itu suara Karina

Secepat kilat mata Jeno langsung menatap pintu ruang latihan mereka dan betapa terkejutnya ia bahwa Karina benar-benar ada disana.

Dengan rambut yang digulung asal, tank top putih, crop hood zip up abu dan celana cargo hitam, meskipun tampilan Karina santai dan sederhana namun mampu membuat jantung Jeno berdetak tidak sesantai biasanya.

Semua orang diruangan itu menyambut Karina dengan antusias yang dibalas Karina dengan sama antusiasnya meskipun Jeno merasa sepertinya perempuan itu sedikit lelah.

“Halo Jen, lama nggak ketemu”

“Iya”

“Mohon bantuannya ya”

“Hmm, mohon bantuannya juga”

Sial sial sial

Jeno meruntuki dirinya yang menjawab Karina dengan kaku, disaat seperti ini dia berharap bisa bertukar kepribadian dengan Renjun yang bisa ramah dengan banyak orang.

Santai, santai, ayo lebih santai Lee Jeno

Sekarang Karina sudah ada disini, kesempatan ini harus digunakan sebaik-baiknya.

Beberapa menit kemudian, Jeno harus cukup senang dengan melihat Karina saja karena perempuan itu lebih banyak berdiskusi dengan pelatih mereka dan Seulgi noona.

“Oke kalau begitu kita coba tarian grup awal, seperti yang sudah dikatakan tadi jadi posisinya Kai, Seulgi, Jeno lalu Karina”

Oh ini akhirnya

Jeno berusaha mengulum senyumnya saat Karina mendekatinya.

“Khmm”
“Maju sedikit Rin, sejajar sama Kak Kai”

“Oh iya hehe”

Manisnya

“Selanjutnya Kai dan Jeno maju, koreonya yang berpasangan tadi ya Rin” saat pelatih ingin mencontohkan, Jeno dengan inisitif yang tinggi sudah mencontohkannya duluan dan sekarang betapa senangnya Jeno karena pelatih meninggalkan mereka berdua.

“Jadi nanti posisi tanganku seperti ini ?” Karina bertanya pada Jeno dengan wajah lucunya, jika tidak menggunakan akal sehat Jeno ingin sekali mengigit pipi Karina

“Iya nanti posisiku seperti ini”

“Oh jadi posisinya seperti akan mencium tangan ya, romantisnya”

1 detik 2 detik 3 detik Karina dan Jeno saling memandang dalam hening

“Oh Oh bukan itu maksudku”
“Akh malunya, tolong lupakan ucapanku barusan”
“Oke jadi seperti itu, selanjutnya aku akan maju”
“Baiklah aku mengerti begitu ya, jadi….” melihat Karina yang salah tingkah Jeno jadi tidak bisa menahan tawanya

“Aaa Lee Jeno!”

Plak

Suara gerutu Karina dan tawa Jeno membuat semua orang diruangan itu kompak menatap mereka.

“Kutebak setelah ini mereka akan berkencan”

“Mereka lucu tapi kuharap tidak berkencan saat ini, jika putus mereka akan bingung sendiri” setelah mengatakan hal tersebut Seulgi berlalu untuk mengambil minum dan meninggalkan Kai yang menatapnya sendu.

 

TBC