Work Text:
Di sebuah kota kecil yang dikelilingi oleh perbukitan hijau, hiduplah Mila dan Ratih, dua jiwa yang saling terikat oleh ikatan cinta yang tak terlukiskan. Mereka bertemu di kafe kecil di sudut jalan, di mana aroma kopi yang harum memenuhi udara. Mila, dengan senyum cerahnya, terpesona oleh kepribadian Ramah dan perhatian Ratih, yang bekerja di balik mesin kopi dengan penuh semangat.
Setiap pagi, Mila akan datang ke kafe itu, menantikan pertemuan mereka yang singkat namun penuh makna. Mereka akan berbincang-bincang tentang segala hal, mulai dari cuaca hingga mimpi-mimpi mereka. Setiap percakapan itu, membuat rasa dekat di antara mereka semakin kuat.
Pada suatu hari, Mila memutuskan untuk mengajak Ratih keluar setelah jam kerjanya selesai. Mereka berjalan-jalan di taman kota, menikmati sinar matahari yang lembut dan angin sepoi-sepoi. Mila merasa begitu nyaman dengan kehadiran Ratih di sisinya, dan tak bisa menahan senyum ketika Ratih memandangnya dengan penuh kelembutan.
Di bawah pohon rindang, Mila dan Ratih duduk bersama, saling bertukar cerita tentang masa kecil mereka, tentang impian dan harapan yang mereka miliki. Tanpa mereka sadari, waktu pun berlalu dengan cepat, dan langit mulai memerah saat matahari terbenam.
Ratih memandang Mila dengan mata lembutnya, lalu dengan lembut meraih tangan Mila. "Mila," ucapnya, suaranya penuh dengan kelembutan. "Aku merasa begitu beruntung bisa mengenalimu. Kamu adalah cahaya di dalam kegelapan hidupku."
Mila tersenyum, hatinya berdesir mendengar kata-kata itu. "Dan aku merasa sama, Ratih," jawabnya dengan suara lembut. "Kamu membuat setiap hari begitu istimewa bagiku."
Mereka saling memandang, raut wajah mereka penuh dengan rasa cinta yang tak terungkapkan. Tanpa kata-kata, mereka merasakan getaran yang tumbuh di antara mereka, sebuah ikatan yang begitu kuat dan tak tergoyahkan.
Di bawah langit senja yang merah jambu, Mila dan Ratih merasakan kehangatan cinta yang memenuhi hati mereka. Mereka tahu bahwa petualangan mereka baru saja dimulai, dan bersama-sama, mereka siap mengarungi setiap gelombang kehidupan yang akan datang.
Sejak hari itu, Mila dan Ratih menjadi tak terpisahkan. Mereka melangkah bersama-sama melalui liku-liku kehidupan, saling mendukung dan menyayangi satu sama lain. Mereka tahu bahwa takdir telah menyatukan mereka, dan mereka bersedia menjaga cinta mereka tetap berkobar dalam setiap langkah yang mereka ambil.
