Actions

Work Header

Rating:
Archive Warning:
Fandom:
Character:
Additional Tags:
Language:
Bahasa Indonesia
Stats:
Published:
2024-05-03
Words:
275
Chapters:
1/1
Hits:
22

Pluto

Summary:

"Walaupun terlupakan namun ia tetap harus bergerak maju."

Work Text:

"Walaupun terlupakan namun ia tetap harus bergerak maju.”

 

Watanabe, salah satu construct lama sekaligus kebanggaan Babylonia, namun hanya karna suatu kesalahan yang ia buat ia langsung dibuang ke kotak sampah, bagaikan dirinya itu adalah suatu benda yang sudah tak ada harganya lagi. 

Dibuang begitu saja ke bumi yang sudah terinfeksi virus Punishing setelah adanya Golden Age yang Watanabe pun tak ingat sudah berapa lama itu terjadi, namun dia sudah terbiasa di bumi setelah diberikan entah berapa banyak misi dari Babylonia untuk mengambil alih bumi dari virus Punishing dan hasilnya selalu nihil.

Selama perjalanannya berusaha beradaptasi di bumi, Watanabe menemui banyak wajah baru, perspektif hidup baru, dan pengalaman baru. Dari sana, semua manusia di bumi hanya ingin satu, yaitu dapat hidup nyaman tanpa harus takut terinfeksi virus Punishing

Watanabe muda dulu selalu berpikir, “Untuk apa menyelamatkan Bumi? Toh sudah hancur lebur begitu…” Perkataan bodoh yang dia keluarkan dari mulutnya yang masih remaja dan bodoh yang berujung membuat dirinya sendiri menelan ludahnya sebanyak-banyaknya disaat dia dewasa.

Menurut Watanabe yang sekarang—Bumi itu indah, indah karena semua makhluk hidup, dan juga karena semua kenangan manis dan pahit yang takkan terulang kembali, terkadang kita hanya butuh untuk melihat dunia dari perspektif lain untuk memahami orang lain, terkadang aksi yang besar malah terjadi karena alasan yang kecil.

Dan di sinilah Watanabe sekarang, berdiri teguh sebagai seorang pemimpin kelompok Forsaken, salah satu kelompok berisikan manusia dan juga construct yang dibuang dan ditinggalkan oleh Babylonia. Masih mampu berdiri kokoh setelah melewati banyak pertumpahan darah yang tak terhitung jumlahnya.

Watanabe bahagia tinggal di Oasis bersama rekan construct nya yang lain, serta para manusia yang tersisa di Bumi, bersatu bersama untuk melawan virus Punishing.