Work Text:
Si bajingan itu lenyap begitu saja. Menghilang macam ditelan bumi. Tidak meninggalkan jejak apapun. Seolah-olah sebelumnya ia memang tidak pernah ada. Seolah-olah seorang Gallagher itu memang tidak pernah lahir di dunia. Seolah-olah tangannya itu tidak pernah menggenggam tangan saya. Seolah-olah bibirnya itu tidak pernah mengecup bibir saya. Seolah-olah kami berdua ini bukanlah apa-apa.
Family runtuh dan saya jatuh, Gallagher…
Saya sudah mengacaukan semuanya. Saya membuat Robin sedih, dan saya yakin saya membuat Robin kecewa mampus sama saya. The Nameless juga bakal benci setengah mati sama saya. Saya sudah jatuh, Gallagher. Pada intinya, saya sudah tamat, mampus, selesai.
Gallagher, saya hanya ingin membuat dunia yang sempurna. Dunia ideal yang tidak disfungsional. Semua orang bahagia! Tidak ada yang kesakitan, kesusahan, maupun kedinginan! Saya ingin semuanya hidup sejahtera dan setara. Tidak ada yang namanya orang besar macam pahlawan ataupun orang susah dan miskin. Semuanya memiliki nilai dan harga diri yang sama.
Namun, menurut pribadi saya, untuk mencapai itu semua, harus ada sesuatu yang mengendalikan orang-orang tersebut. Saya bukan bermaksud untuk merenggut kebebasan mereka. Saya hanya ingin mengatur semuanya agar tidak ada yang tidak bahagia.
Saya mencintai tiap-tiap Dreamers Penacony, makanya saya ingin semuanya bahagia. Yang tidak bisa berjalan jadi bisa berkelana sesuka mereka. Yang tidak bisa melihat diberi penglihatan. Yang tidak bisa mendengar diizinkan mendengar. Yang tidak bisa berbicara bisa menyampaikan pendapatnya. Yang tidak bisa bermimpi bisa terus bermimpi. Saya ingin membuat semuanya menjadi mungkin. Tidak masalah kalau semuanya itu hanya mimpi. Tidak masalah kalau semuanya itu tidak nyata. Toh, pada akhirnya, tiap-tiap orang juga bakal senang.
Gallagher, apakah menurut kamu saya juga salah?
Gallagher… saya hanya ingin semuanya bahagia. Saya ingin tiap-tiap Dreamers Penacony selalu bahagia. Saya ingin Robin untuk terus bernyanyi dan mencapai mimpinya. Saya ingin Nona Siobhan bahagia dan tetap menjalankan bar-nya. Saya ingin membuat kamu bahagia, Gallagher. Saya ingin bahagia. Saya ingin kita bahagia.
Gallagher, saya ingin tetap bersama kamu. Saya ingin digenggam lagi. Saya juga ingin dikecup lagi. Saya ingin kamu memeluk saya lagi. Saya ingin bertemu kamu sekali lagi. Saya ingin kamu tidak lenyap.
Gallagher,
saya tidak ingin bangun dari mimpi. Tolong bawa saya ikut lenyap bersama kamu.
