Actions

Work Header

scored goal on the field, will score love to your heart

Summary:

berolahraga, khususnya bermain bola, pasti akan membuat jantungnya berdebar. tapi vernon paham kalau malam itu dia deg-degan karena chan, bukan karena mini soccer.

Notes:

(See the end of the work for notes.)

Work Text:

Menurut Vernon, tidak ada hal yang dapat membuat hatinya bergetar. Oke, mungkin pernyataan tersebut terlalu berlebihan. Pada kenyataannya, Vernon pernah deg-degan. Salah satunya saat dirinya ingin mempresentasikan algoritma dari program yang ia bikin, tetapi hasil coding-nya malah menunjukkan syntax error. Selain itu? la benar-benar tidak pernah, apa lagi jika kasusnya dalam ranah percintaan.

 

Vernon siap untuk bertanggung jawab atas keyakinannya itu. Sampai suatu hari, dirinya yang kupu-kupu (kuliah-pulang, kuliah-pulang) tidak sengaja ikut bermain mini soccer bersama Seungkwan yang kupu-kupu juga (social butterfly). Dan sejak hari itu, ia merasa ingin membantah semua prinsip hidupnya yang sudah ia jalankan selama bertahun-tahun.

 

Mini soccer yuk, Kwan,” ajak Vernon tiba-tiba ketika keduanya baru saja selesai kelas dan sedang menuruni tangga di gedung kuliahnya.

 

“Hah? Tumben banget, Non?” Seungkwan yang sudah menyerah dalam mengajak Vernon bermain langsung kaget. Pasalnya, tidak ada satu pun alasan yang mampu membangkitkan keinginan Vernon untuk ikut bermain bersamanya.

 

“Gapapa, lagi pengen olahraga. Ajakin juga lah temen-temen lo yang waktu itu. Gue yang book lapangan nanti di gor deket kos. See you jam enam.” Vernon mempercepat langkahnya dalam menuruni tangga dan berlalu begitu saja, meninggalkan Seungkwan yang masih terheran atas kelakuan temannya.

 

Sesuai dengan ekspektasinya, teman Seungkwan – yang ia harapkan – hadir untuk bermain mini soccer dengannya pada malam hari ini. Terdengar kelewat percaya diri memang karena sudah berpikir orang tersebut ingin bermain dengannya, tetapi itulah Vernon ketika ia sudah menaruh hati pada seseorang.

 

“Asik dah yang tadi berkali-kali ngegol,” kata Seungkwan seusai permainan bolanya selesai. Vernon tidak bergeming sedikit pun terhadap pujian yang diberikan temannya itu. la masih memfokuskan kedua bola matanya ke laki-laki yang sedang membereskan barang bawaannya. Setelah disadari bahwa orang tersebut akan pergi meninggalkan gor, Vernon segera menghampirinya dengan langkah yang sedikit berlari.

 

Nampaknya, Ia sedikit melupakan fakta kalau sepatunya yang bergesekan dengan permukaan akan membuat bunyi decit yang lumayan menarik atensi orang-orang. Sempat malu untuk beberapa detik akibat aksinya sendiri, tetapi ia dengan cepat kembali mengumpulkan keberaniannya untuk menghadap ke orang yang ia suka.

 

Mengabaikan debaran jantungnya yang sangat kencang, Vernon akhirnya membuka mulutnya. “Chan, bener kan ya namanya? Mau makan nasi goreng portugal deket sini bareng gue gak?” Dan sekali lagi perlu ditekankan bahwa tidak ada hal yang membuat hati Vernon bergetar, kecuali lelaki yang bernama Chan.

Notes:

verchan tuh lucuuu banget huhu i miss writing them. original post: https://x.com/dinokuaci/status/1630910284004200450.