Actions

Work Header

sumpah

Summary:

Seumur hidupnya, Kakavasha bersumpah tidak akan menukar sosok Robin dengan apapun.

Notes:

—Written in Bahasa Indonesia
—Set in Alternate Universe
—Honkai: Star Rail © HoYoverse. Fanfiksi ini ditulis hanya demi menambah asupan pribadi. Saya tidak mengambil keuntungan materiil apapun.

(See the end of the work for more notes.)

Work Text:

Jujur saja, Aventurine tidak begitu menyukai kakak laki-laki Robin.

Aventurine mengakui Sunday sosok anak sulung yang baik. Kasih sayangnya kepada Robin benar-benar tulus—bahkan berlebih. Ia selalu memastikan adik perempuan tersayangnya itu tidak kekurangan materiil apapun, memastikan bahwa Robin baik-baik saja bersamanya, hingga mengancam akan membuat Aventurine menyesal kalau saja pemuda itu membuatnya sedih. Apabila Aventurine menyakiti Robin—baik yang disengaja maupun tidak—ia akan merasakan kemurkaan Sunday yang luar biasa hebat.

(Dan tatapan Sunday seolah hendak menghakiminya setiap kali ia datang berkunjung ke tempat tinggal Halovian bersaudara itu, membuatnya tidak nyaman ketika harus berurusan dengannya.)

Pernah sekali Aventurine iseng-iseng bertanya kepada sang gadis, “Kalau saja Kak Sunday melarangmu untuk menikah denganku suatu saat nanti, apa yang akan kamu lakukan?”

Robin hanya terkekeh menanggapinya, “Kakavasha ngomong apa sih? Bukankah aku sudah berjanji tidak akan pernah meninggalkanmu?”

Tipikal Robin sekali; sesosok perempuan idealis dengan paras dan senyum rupawan yang mampu membuat hampir seluruh galaksi tergila-gila padanya. Tingkah lakunya yang optimis dan hangat selalu mampu menenangkannya di saat-saat terpuruk. Aventurine—Kakavasha—merupakan sosok bajingan beruntung yang berhasil memenangkan perhatian gadis manis itu.

“Apapun yang terjadi, aku akan membicarakannya dengan kakak. Jadi… tolong jangan khawatir, ya?”

Robin meraih tangannya dan menggenggamnya, menyalurkan kehangatan melalui sela-sela jari mereka yang kini saling bertautan. Aventurine balas meremas jari-jarinya dan menyunggingkan sebuah senyuman kecil ketika gadis itu sedikit terkejut dengan gestur ringannya. Bisa ia rasakan Robin tersipu malu dengan bentuk afeksi kecil-kecilan itu.

Ah, Kakavasha sungguh-sungguh tidak akan menukar sosok Robin dengan apapun seumur hidupnya—hingga maut menjelang, ia bersumpah akan mencurahkan seluruh rasa cintanya dan memberikan kesetiaan penuhnya kepada gadis itu.

“Terima kasih, bidadari cantik-ku~”

Notes:

(Minggu, 26 Mei 2024 - unedited)