Chapter Text
Terkadang, merebahkan tubuh di kasur empuk bersama sang terkasih tanpa bicara sepatah kata adalah hal yang menyenangkan. Saat kedua tangan saling tertaut di balik selimut, sesekali melirik dan mengulas senyum lebar, lalu sang pria mengangkat tangan yang menggenggam wanita kesayangan dan mengecup tangan yang tenggelam padanya. Saling beradu pandang, tertawa kecil lalu berpelukan, sudah cukup mencipta intimasi dengan berbagi afeksi.
Wisnu yang lelah bekerja, begitupula Nora yang letih mengeluarkan suara karena aktivitas padatnya, merasakan bahagia teramat sangat bersama orang yang mereka sayangi.
