Actions

Work Header

Together Forever

Summary:

Fusion bersaudara mengikuti sebuah misi TAPOPS di tempat yang penuh salju. Dipimpin oleh FrostFire dan Glacier!

BoBoiBoy Fusion Siblings AU! All fusion
Kinda focus on FrostFire & Glacier dynamic.

Notes:

Untuk event BoBoiBoy Fusion Winter Fluff Weeks di Twitter/X! Weeks 4 prompt: Together!

(See the end of the work for more notes.)

Work Text:


Misi TAPOPS itu sederhana, hanya diminta menyelamatkan anak penguin yang terpisah dari ibunya di sebuah planet bersalju, planet arctis. Akan tetapi, semua fusion bersaudara malah lengkap turun ke misi. Alasannya simpel, tentu saja mereka ingin merasakan salju yang sesungguhnya. Bahkan FrostFire dan Glacier pun ingin merasakannya.

"Kami yang akan memimpin kalian semua! Soalnya di antara kita, kami-lah yang paling berhubungan dengan salju." Ucap FrostFire si sulung, yang ditanggapi anggukan setuju dari Glacier, si anak kedua. Otomatis, saudaranya yang lain setuju. Dengan semangat, kedua sulung memimpin mereka dalam persiapan ke planet arctis. 

Planet arctis, sebuah planet dengan wilayah dengan iklim dingin ekstrem, memberi kesan planet yang sangat beku dan terisolasi di mata alien lain. Hal itu malah semakin menarik perhatian keenam fusion bersaudara. Bahkan Gentar malah membawa sekop untuk mengambil salju, hingga SoRi yang membawa batu-batuan serta ranting untuk membuat boneka dari bahan salju. Walau sebenarnya 1 satu orang yang tak terlalu tertarik, tapi terseret untuk ikut serta. Supra.

Supra berdeham saat dirinya dipaksa untuk ikut, "Ehem. Baiklah, asalkan kita langsung pulang saat misi berakhir." perkataannya langsung disetujui oleh semua saudaranya. Akan tetapi, ketika mereka berhasil menyelamatkan si anak penguin, malah ada badai salju. Bahkan, jaringan koneksi ke dunia luar terputus.

Berhubung ada gua besar yang terbuat dari batu di planet tersebut, mereka sepakat untuk istirahat di sana. Sepanjang istirahat, kelima saudaranya masih tampak riang dan semangat membahas salju. Kecuali Supra, tentunya. Dia berulang kali menghela napas dan mengecek jam kuasanya, memastikan agar bisa komunikasi ke dunia luar lagi. 

"Hei! Ayo kita buat boneka salju!" Seru SoRi tiba-tiba. Mengeluarkan barang-barang bawaannya. Lagi-lagi, Supra diseret oleh SoRi untuk ikut serta. Awalnya dia memang kesal, tetapi... 

"Hahaha! Bonekamu seperti beruang kutub!" Tawa Gentar melihat hasil karya Supra. Dengan dongkol, Supra menimpuk boneka salju buatannya ke wajah sang adik. Tak terima diserang, Gentar balas melempar dengan boneka saljunya yang masih setengah jadi. Namun, serangannya malah meleset ke wajah Glacier.

Giliran Glacier yang memasang raut dingin menusuk. Dia meninggikan boneka saljunya, kemudian dilemparnya tiap bagian ke saudaranya. Kepala bonekanya berhasil mengenai Gentar, tetapi badannya malah mengenai FrostFire. Si sulung jadi naik darah pula, melempar beberapa salju, salah sasaran mengenai SoRi. Dengan senyum emosi, SoRi melemparkan saljunya ke segala arah. Perang salju pun tak terelakkan.

Ekspresi keenam bersaudara itu jadi cerah, tak terkecuali Supra yang berpikir akan betapa konyolnya situasi ini. Seusai penat berperang salju, beberapa di antara mereka mulai menggigil kedinginan. Saat itulah, FrostFire mengeluarkan kuasa apinya. Semua menatap si sulung dengan kagum.

"Bukankah aku jadi kakak sempurna untuk kalian? Hahaha!" Cetus FrostFire riang. Glacier tersenyum, ikut menyeret tasnya yang rupanya penuh perbekalan makanan. Sesuai rencana awal, mereka berdua benar-benar menjadi pemimpin bagi adik-adiknya. Alhasil, badai salju pun tak terasa menyakitkan. 

Untuk sementara, ranting-ranting milik SoRi terpaksa dipakai sebagai penghangat tubuh. Alias FrostFire perlu membakarnya agar apinya menjadi besar. Untungnya, SoRi batal sedih karena Glacier sudah membawakan snack rasa durian kesayangannya. Hmmm, nikmat!

Tak hanya itu, mereka berenam juga menghabiskan waktu bersama sembari menunggu badai salju. Main permainan hompimpah dan petak umpet. Permainan tak begitu seru karena lokasi tempat bersembunyi yang sempit, yaitu hanya di dalam gua saja. Namun, wajah mereka tampak berseri-seri. Terlebih, ada sesi hukuman ketika kalah di akhir.

"Gentar harus meletakkan tukulnya!" Perintah Sopan, yang ditanggapi raut cemberut dari sang kakak. Dia tahu betul kalau kakaknya itu suka membawa tukul kemana-mana, meskipun sedang tidak menjalani misi TAPOPS. Maka, saat Gentar meletakkan tukulnya, Supra sudah mengejeknya sambil tersenyum. Puas melihatnya yang terlihat semakin hampa tanpa senjata.

Keributan kecil pun muncul. Gentar tak peduli meski dirinya sedang tidak memegang tukul, sudah mengejar kakaknya. Supra malah sembunyi di balik tubuh FrostFire, tahu betul Gentar enggan mencari ribut dengan si sulung. FrostFire tersenyum kecut, melirik Glacier dengan tatapan 'tolong-aku!' sementara SoRi sudah menertawakan saudara-saudaranya.

"Kak Cier, hamba jadi punya sebuah permintaan, tapi ini terdengar aneh." Ucap Sopan, lantas menghentikan permainan menyenangkan mereka. Kata 'aneh' dengan Sopan rasanya tak cocok. "Permintaan hamba adalah.... Kita berlima naik dan berpegangan ke gargantua Kak Cier kalau badai salju belum berakhir. Sebab Kak Cier pasti mampu menerobos badai salju. Hamba percaya itu."

Glacier terbelalak, tak menyangka ide kekanakan itu keluar dari mulut si bungsu. Supra bahkan mengernyitkan alis, menganggapnya gagasan buruk. Akan tetapi, ada FrostFire, Gentar, dan SoRi yang antusias dengan ide dari Sopan. Meski FrostFire juga mengucapkan, "Kamu nggak perlu memaksakan diri, kok!" 

Akhirnya, Glacier menyetujui ide itu. Diam-diam dia semangat juga, ingin menggendong semua saudaranya melalui gargantua es miliknya. Walau rupanya FrostFire tak mau ikut naik, memilih berdiri di sampingnya sambil mengeluarkan api dari tangannya. "Barangkali kamu butuh kehangatan dariku agar tetap kuat menerobos badai salju. Pokoknya, kita tetap tim pemimpin dalam misi TAPOPS kali ini!" 

Pemandangan lucu itu akhirnya muncul. FrostFire bersumpah, dia ingin tertawa terbahak-bahak melihat empat adiknya yang bergelantungan di atas gargantua es. Sedangkan Glacier malah memasang ekspresi paling damai sedunia, seolah-olah dia sangat menikmati 'menggendong' semua saudaranya. 

Konyolnya, Supra yang menganggap itu gagasan buruk, malah jadi ketiduran sampai tangan kiri dari gargantua perlu memegangnya agar tidak jatuh. SoRi sudah memanjat ke arah kepala gargantua dengan sorot mata penasaran, sedangkan Gentar di pundak kanannya malah asyik menyentuh dan memukul permukaan dari gargantua seraya bergumam sendiri pada tukulnya, "Aku mau adu golem terkuat setelah ini!". Sementara Sopan hanya tersenyum senang sambil duduk dengan tenang di pundak kiri sang gargantua.

Melihat pemandangan tersebut, FrostFire tak dapat menahan tawa lagi, tertawa lepas sampai api dari tangannya agak meredup. Saat ditanya Glacier, dia berkata sambil menghapus jejak air matanya akibat tertawa, "Enggak. Aku cuma merasa.... Semua saudara kita jadi kelihatan masih bayi. Perlu diurus oleh kita berdua terus."

"Hmmm, begitu ya. Bagiku, mereka selalu masih bayi. Buktinya, Sopan yang adik paling dewasa saja punya ide sekonyol ini." Balas Glacier, tersenyum kecil sembari melirik jam kuasanya. Komunikasi dengan Fang kembali terhubung. Mereka bisa pulang sebentar lagi. Glacier sudah bersemangat menggerakkan gargantua miliknya ke arah timur planet arctis, menuju pesawat milik Fang.

"Semangat untuk kita menjadi kakak tertua bersama!" FrostFire mengangkat satu tangannya yang es dan memukulnya pelan ke kepalan tangan Glacier. Sebagai gestur tos yang riang. Si anak kedua mengangguk tanda setuju. 

"Ya, bersama dan selamanya!"

 

-0o0-

(End)

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Omake:

"Kak Frost! Kak Cier! Ini hadiah dari kami karena tadi sudah bekerja keras dalam misi!"

Seketika FrostFire dan Glacier menatap terharu ke Sopan yang menyerahkan sebuah kotak hadiah. Di belakangnya, Supra mengangguk setuju sementara SoRi dan Gentar sudah bersemangat menyuruh mereka membukanya. Dengan dada berdebar, si sulung segera membukanya.

Rupanya isinya minuman es serut. Pantas saja mereka menyuruh untuk segera dibuka. Glacier segera mengambil sendok untuknya dan kakaknya. Kemudian keduanya melahapnya dengan ekspresi damai. Jelas sekali mereka berdua suka dengan es serutnya.

"Esnya diambil dari badai salju!" Kata Gentar tiba-tiba, lantas membuat FrostFire dan Glacier tersedak sampai terbatuk akibat kaget. Jangan-jangan badai salju dari planet arctis?!

"Uhuk! Uhuk! HAH?!"

"Bercanda! Tentu saja kami mengolahnya sendiri!" Ucap SoRi cepat sambil terkekeh geli, menyuruh keduanya untuk lanjut makan. Sementara Supra dan Sopan sudah mencubit Gentar yang iseng mengganggu kedua kakak mereka. Padahal mereka sungguh-sungguh membuat es dari air bersih.

Seusai melahapnya, FrostFire dan Glacier malah diminta memberi review dari minuman es serutnya. Kebingungan, mereka memberi review dengan sekenanya. Tiba-tiba Gentar kembali bersuara sambil mengangkat tukulnya tinggi-tinggi.

"Oke! Sekian video petualangan kami dalam misi TAPOPS! Jangan lupa tekan 'subscribe' dan 'like' untuk Abang idola satu ini!"

Tunggu sebentar. Sejak kapan misi TAPOPS malah jadi bahan konten di media sosial? Kali ini, yang kaget bukan hanya FrostFire dan Glacier, tetapi juga Supra, SoRi, serta Sopan. Sedangkan si pemilik tukul yang rupanya punya ponsel tersembunyi di dalam tukulnya hanya tertawa riang sambil lari tunggang-langgang ke kamarnya.

Ah, sudahlah! Pokoknya, misi ringan TAPOPS sudah resmi selesai!

 

-0o0-

Notes:

Aku sebenarnya kehabisan ide... Niatku memasukkan semua fusion di minggu terakhir. Anw, thank you for reading this!