Actions

Work Header

Rating:
Archive Warning:
Category:
Fandom:
Relationship:
Characters:
Additional Tags:
Language:
Bahasa Indonesia
Stats:
Published:
2025-02-04
Updated:
2025-02-04
Words:
816
Chapters:
3/?
Hits:
53

KenHina: SDOS Universe

Summary:

Kumpulan narasi KenHina dari Six Degrees of Separation's (SDOS) Universe.
Terinspirasi dari lagu Six Degrees of Separation - The Script.

Chapter 1: Membunuhku: Kenma

Summary:

Chapter ini terinspirasi dari lagu Six Degrees of Separation - The Script.

Chapter Text

First, you think the worst is a broken heart.

Ah, kalimat itu benar adanya. Setidaknya, itulah apa yang kurasakan kini. Perjalanan panjang bersamamu, mengarungi derasnya arus dunia ditemani senyum indahmu, menerjang badai cobaan semesta berbekal penenang yang terucap dari belah bibir ranummu …

… kini hanya tinggal kenang.

Dirimu telah pergi dari sisiku. Aku yang tak pernah miliki banyak kelebihan ini, aku yang hanya seonggok batu kecil di antara luas padang bumi, bisa-bisanya mencoba mendambakanmu; seorang yang bagai mentari, penuh kehangatan, penuh kebahagiaan, dibagikan secara sukarela pada tiap-tiap penghuni bumi.

Bisa-bisanya aku dengan lancang menginginkanmu untuk diriku sendiri.
Padahal aku pun menyadari bahwa diriku terbentuk dari sejuta kekurangan.
Namun, dirimu masih bersedia untuk membawaku dalam rengkuh hangat sinarmu.
Hanya saja, akulah batu kerikil tidak tahu diri yang kerap orang-orang perbincangkan.

Karena, sungguh, dengan sadar dan berani, ketika banyak insan menginginkan dirimu untuk menjadi milik mereka seutuhnya, tanpa berbagi, aku justru melepasmu pergi.
Didasari pada kecemasan akan ketidakmampuan diriku untuk mempertahankanmu.

Mempertahankan kita.

Lalu, kini aku menuai tuah dari apa yang telah kutabur di masa lalu, kala aku melepasmu.

Hariku tidak lagi cerah. Seluruhnya dipenuhi dengan keabu-abuan karena tak adanya dirimu di dalamnya. Ranjangku kini terasa begitu luasnya karena tak ada lagi dirimu yang mengisi kekosongan di antaranya. Bantalku kini terasa dingin tiap malamnya karena tak ada dirimu yang bantu berikan kehangatan. Hatiku, kini, begitu kosong dan hampa karena tak lagi mampu meraba hangat cintamu.

Shoyo, aku kosong.
Seluruh diriku hampa tanpa dirimu.
Mungkin, jika mereka bilang bahwa hal terburuk yang akan aku pikirkan adalah patah hatiku setelah melepasmu, mereka jelas salah.

Karena yang membunuhku ialah tamparan fakta bahwa dirimu tidak lagi berada di sisiku sebagai bagian dari duniaku.

(Because) what’s gonna kill you is the second part.