Actions

Work Header

Rating:
Archive Warnings:
Category:
Fandoms:
Relationship:
Characters:
Additional Tags:
Language:
Bahasa Indonesia
Stats:
Published:
2025-04-16
Words:
315
Chapters:
1/1
Kudos:
53
Bookmarks:
1
Hits:
353

TOLONGIN SUO WOI TOLONGIN

Summary:

Suo bucin, Sakura juga bucin.

That's it, that's the plot.

Notes:

guys,,,, ini aku lagi gabut aja..... mff yh pake bahasa informal banget banget banget.

(See the end of the work for more notes.)

Work Text:

Percaya deh, Suo itu bucin parah.

 

Sakura luka? Yang bikin luka bakal Suo ajak by-one lalu lukanya akan diobati.

 

Sakura mau nyobain makanan baru tapi belum berani beli sendiri karena masih mikir ‘dia gak berhak’? Suo langsung beliin stock sebulan.

 

Sakura mau jalan-jalan bareng teman sekelas tapi gak berani mulai convo? Bukan Suo tapi Nirei juga turun andil. 

 

Sakura mau itu? Langsung dikasih sama Suo.

 

Sakura gak suka itu? Langsung Suo singkirkan.

 

Sakura mau ini, Sakura mau itu, pokoknya Sakura, Sakura, Sakura…

 

Semuanya akan Suo kasih. Karena Suo bucin dan Suo bangga jadi Sakura kinnie nomor satu (informasi ini sudah tertulis di jurnal Nirei).

 

Dan bohong jika dikatakan Sakura tidak sadar. Iya, Sakura sadar. 

 

Waktu mereka masih PDKT, Suo akan pura-pura bawa makan kebanyakan lalu diberikan ke Sakura. Waktu mereka pertama kali kencan, Sakura ngasih usaha lebih buat pakai baju yang cakep dan yang Suo pasti suka. Dikatakan Suo salting sampai mereka pulang. (Shout out untuk Tsubaki dan Kotoha yang udah bantuin Sakura)

 

Jadi intinya apa? Iya, mereka berdua bucin.

 

Sekarang mereka udah nikah, baru aja balik lagi ke Makochi setelah empat tahun di Cina untuk bertemu sensei-nya Suo. Dan demi apapun, selamatkan Suo sekarang juga karena bentar lagi mau jantungan kayaknya, alias “WOI SAKURA CAKEP BANGET KALO PAKE CHEONGSAM WOI.” —Ucap Suo Hayato dalam hati selagi melihat Sakura sudah mulai latihan di dojo keluarga Suo.

 

Kayaknya itu cheongsam putih yang Suo udah lama gak pakai, jadi cuma dipakai buat di rumah aja atau kalau lagi santai. Tapi saat ini, lagi dipakai Sakura. YA AMPUN SAKURA PAKAI CHEONGSAM DIA. 

 

“Udah mulai latihan aja, gak mau istirahat dulu?” Suo berkata selagi dia jalan ke arah Sakura. Perlahan, ia memeluk Sakura dari belakang. Meskipun kaget sedikit, Sakura membiarkan dirinya dirangkul. Mukanya mulai memerah.

 

“Rumah udah bersih juga.” Sakura bergumam.

 

Suo menaruh dagunya di pundak Sakura, “jadi kamu istirahatnya dengan latihan?”

 

Sakura menghela napas, “Hayato.”

 

“Hmm?” 

 

“Aku hamil.”

 

“...”

Notes:

"Nak Haruka kenapa ngasih taunya kayak gitu sih..." Ibu Suo berkata sambil menghelan napas.
"S-soalnya Hayato bercanda terus, ibuuu." Sakura jawab.
"Iya, tapi kan kamu juga tau Hayato udah lama mau punya anak, lho nih anaknya bangun."

"I-ibu... Hayato mimpi Sakura hamil...."
"Gak mimpi, aku beneran hamil- JANGAN PINGSAN LAGI KOCAK."