Actions

Work Header

Rating:
Archive Warning:
Category:
Fandom:
Relationship:
Character:
Additional Tags:
Language:
Bahasa Indonesia
Stats:
Published:
2025-10-02
Words:
217
Chapters:
1/1
Kudos:
4
Hits:
41

i will not say goodbye

Summary:

Tangannya mengatup, seolah masih ada pedang yang harus ia genggam.

#Octoberabble: Day 2 - Never More.

Notes:

(See the end of the work for notes.)

Work Text:

Lapangan kosong di depannya tak pernah berubah. Masih kering, sunyi, dan dingin. Ilalang tumbuh tak beraturan, menutupi setiap sudut tanpa arah. Levi tidak peduli. Suara desiran angin yang menyapu dedaunan sudah cukup baginya—menyambutnya dengan hawa dingin yang menusuk, menertawakan kesepian yang ia peluk.

Seekor gagak hinggap di pagar berkarat. Matanya menatap tajam dengan segala hal yang ia tahu. Tahu betapa hampa dada Levi saat ia berdiri sendirian di tengah kerumunan manusia. Tahu betapa sakitnya ketika ritme jantungnya terguncang oleh memori yang terus kembali.

Levi selalu berada di tepi jurang. Satu langkah kecil bisa membawanya pada ketenangan yang tak berujung. Tetapi, kakinya tak pernah beranjak. Tangannya mengatup, seolah masih ada pedang yang harus ia genggam—sebuah janji, sebuah masa depan yang harus ia saksikan, demi mereka yang telah gugur sepanjang jalannya. Demi senja yang telah terbenam, dan fajar baru yang telah hadir. 

Hari demi hari, ia kembali ke tempat yang sama. Menyeberangi lapangan kosong menuju tempat yang menggemakan satu nama yang terlalu familiar, nama yang masih membuat suaranya bergetar tiap kali ia mencoba membacanya.

Hange Zoë.

Udara terasa menipis, dadanya sesak. Gagak itu berteriak serak, “Never more!”

Dan Levi tahu—sosok itu telah selesai mengisi dunianya. Kini hanya tersisa bayangan yang mengawasi dari atas sana, menjadi salah satu harga yang harus ia bayar untuk kedamaian yang tersisa.

Notes:

The Raven by Edgar Allan Poe.