Actions

Work Header

Sang Bintang di Ujung Jurang

Summary:

[previous title: Rewrite The Stars]
Keenan(Kh) and Samuel(Sh) sudah berteman sedari keduanya kecil. Tumbuh di satu lingkungan membuatnya membangun ikatan yang dekat dan erat. Keduanya saling melengkapi, memicu api cinta yang terpendam.

Semuanya berjalan indah, seperti tak ada hari esok, terlalu indah sampai salah satunya meninggalkan kota tercinta demi alasan yang tak pernah diutarakan. Namun apa yang bisa dilakukan jika takdir berkehendak? Ketika keduanya dipertemukan kembali setelah sekian lamanya. Bukan karena kebetulan, namun karena hubungan terlarang dari orang dewasa, yang kian perlahan ikut menghancurkan kedua anak muda ini.

Or, Samuel pulang dari Berlin, menginjakkan kaki di Ibu kota. Demi menghadiri pernikahan Mama nya dengan seorang lelaki yang merupakan sosok ayah dari sahabatnya dulu.

Bukankah ini seperti cerita pada umumnya? Lalu bagaimana kisah kasih berakhir menjadi kasus yang belum terpecahkan?

Chapter 1: Prologue

Notes:

(See the end of the chapter for notes.)

Chapter Text

Bayangkan langit malam, hitam legam. Tanpa awan, tanpa gangguan. Waktu dimana bintang-bintang menghiasi angkasa. Bersinar terang, gemerlap rupanya.

Banyak yang mengartikan bintang — sebagai wadah kosong bagi harapan untuk menetap. Menunggu waktu hingga tuhan mengabulkan. Bintang terasa sangat istimewa, tiada dua, begitu pula untuk Samuel kecil. Tiada hari ia lewatkan tanpa menyiah tirai, membuka jendela, dan memanjatkan doa atau impian.

Sungguh, kebiasaan itu tidak pernah berubah, sampai ulang tahunnya yang ke-19. Ia sudah berhenti bermimpi, berhenti meminta kepada langit malam, ataupun tuhan di baliknya. Baginya, hari itu tepat di mana pintu harapannya di tutup.

Namun apa jadinya jikalau muncul secercah harapan? Yang berhasil buatnya kembali hidup, kembali bangkit, dan kembali menarik raganya untuk menulis bintang-bintang di langit. Sungguh, Ia akan tangkap ribuan bintang, diukirnya setiap keinginan yang belum terpenuhi.

Lalu bagaimana kisah kasih ini berubah menjadi malapetaka? Bukankah akhir yang diinginkan adalah bagaimana sang pahlawan berhasil mendapatkan kembali pujaan hatinya? Bagaimana bisa, kisah yang seharusnya berakhir sempurna menjadi berita gentar di laman depan?

Notes:

Hai, this is my first ever series! Please be kind. Aku akan coba untuk upload bertahap, maaf jika ngilang dan gak ada kabar. Aku menerima kritik dan saran: apabila ada kesalahan penulisan, maupun hal-hal lain yang dirasa kurang pantas, please kindly tell me. Oh, and do leave lots of kudos! (*^▽^*)