Actions

Work Header

So Jocks can’t date outsiders? Even your own best friend? Who set that sistem up?

Summary:

Anton and wonbin are childhood best friend yet the society splits them, cause apparently wonbin can’t date outside ice fields… but LOWKEY anton has a major fuckass feelings for him

Notes:

It’s my first time so yey bare with me for any major or minor problems and anyway it was written with eng-bahasa ps: english not my first language (i lied, it is but i use bahasa more everyday so uh sorry!)

Work Text:

2000’s

Anton miss his life in America, moving to Indo was never an option to him. Apalagi dia selama ini berbicara bahasa Inggris, he doesn’t know a thing and he’s still 8 years old. now here he is, Maminya membawanya ke playground di komplek barunya biar Anton bisa bermain sama temen-temennya. Mind you, he lives in Pantai Indah Kapuk 2. tempat yang memang isinya banyak orang kaya, so if you think isinya playground yang isinya sore-sore anak habis dibedakin sama ibunnya dan dipaksa makan sore no, you’re wrong. instead yang kasih makan ini adalah Babysitternya. But only, Anton haven’t got his Babysitter, his mom watching him from distance while talking with Mbak-Mbak.

Anton was lonely, alone. Most of them already have friends and some of them speak Indonesian and English at the same time. Which’s confused Anton.

“Wanna play slides?” That kid, Dark hair with a sweet smile. Smiling at Anton. Anton tersenyum dan mengangguk dengan semangat. “I’m Anton. I just moved here!”

“I’m Wonbin, nice to meet you Anton!” And from that moment, he found his best friend. Wonbin from blok Cempaka.


2023

Sebenarnya, rumah Anton dan Wonbin gak sejauh itu. Cuma, harus naik motor buat kerumahnya. Biasanya, Wonbin yang selalu mampir kerumahnya. Cause what? Cause he want to? So What. Anton dan Wonbin berteman sampai SMA, dari Kindergarden, SD, SMP mereka selalu berada di kelas sama, God’s Will they’re destined to be best friend.

Mereka selalu mencoba hal baru bersama. Ejakulasi bareng, pertama kali ngerokok bareng, minum bareng, ilegally house partying bareng. Pokoknya everything bareng. Di kelas juga mereka selalu tukeran catatan dan jawaban sampai Mr. Dans always caught them everything they did dirty things at school.

Udah jadi hal umum, Ada Anton berati ada Wonbin. Tapi belakangan ini, Wonbin dan Anton terpisah karena mereka berada di beda club dan kelas yang berbeda. Di SMA, sekolah mereka menganut sistem rolling, para siswa dapat memilih mata pelajaran sesuai dengan minat bakat mereka. Hal ini membuat Anton jarang bertemu dengan Wonbin, apalagi Anton with his swimming Academy and Wonbin with his hockey.

Funny Actually, badannya wonbin yang kecil itu bisa menjadi atlet hockey. padahal physically, cocokan Anton. But that doesn’t made their friendship grow apart. It’s just that, they rarely met. Because at class, Wonbin sat with Sion while Anton sat with Sohee.

Kelas baru selesai saat ini mereka sedang istirahat. Sebelumnya, Laoshi mengingatkan mereka untuk isi file perguruan tinggi, entah keluar negri like The Ivy’s ataupun dalam negri. Tetapi, jarang bagi anak Internasional untuk kuliah di dalam negri. Banyak dari mereka memilih untuk keluar negri #KaburAjaDulu.

Semua anak-anak keluar dari kelas dengan tas dan buku-buku mereka. Anton ingin menghampiri Wonbin dengan tujuan untuk mengajaknya makan bersama, namun, Wonbin sudah di tarik oleh teman-temannya. Tapi aneh, Wonbin hari ini terlihat murung dan aneh. Aneh, karena Wonbin tidak pernah murung.

Anton berada di lokernya dan memikir untuk menanyakan kabarnya berkali-kali di kepalanya. while beside him, ada Sohee yang sedang membicarakan figuran MCU-nya yang baru datang kerumahnya.

“What’s up with Wonbin lately?” Ask Anton.

“I don’t know? Kan lo temennya anjir ngapain tanya gue? So as i said yang Thor ini beneran limited karena bokap i beli langsung dari-” Yada yada yada Anton gak peduli, dia keluarin Hp dia dan mengetik di snapchatnya.

 

BLUDPAWZZNTON
Lo kenapa?

EATMORETACOZZ
Kenapa Anjir?

BLUDPAWZZNTON
Ya gatau??
Muka lo murung gitu and i ask you what’s up with the mood

EATMORETACOZZ
Amann
Santai aja
Kaya baru kenal gue aja lu

 

 

Well that man lie…



At Wonbin place

Wonbin lagi tiduran main Hp aja, he got nothing to do karena schedule main sama temennya tiba-tiba di batalin karena apparently Seunghan lagi on a date with Sohee yea small world i see. Padahal yang ngajak ke party house anak JIS malam ini malah si Seunghan batalin gitu aja, ya bete lah Wonbin.

Little Fact, rumah Wonbin seperti America Classic house. walaupun halaman depan rumahnya luas tetapi di dalam terlihat sederhana. Especially kamarnya yang menyatu dengan balkon luar yang langsung terhubung dengan taman dan kolam renang. Biasanya kalo Anton niat, mereka suka hangout di balkon sambil ngerokok atau ngomongin cewek.

Tapi Wonbin miss Anton lately, karena jadwal mereka yang beda dan lingkungannya sekarang yang beda membuat Wonbin kangen Anton yang dulu. Wonbin kangen bermain dengan sahabatnya. And yes, walaupun satu kelas tapi bener kata film Bratz your environment shapes your friendship. Anton terlalu sering berteman dengan Sohee, Yushi, Intak, Jaehyun while dia lebih sering berteman with the hockey Jocks.

Hockey is a thing di sekolahnya, everyone adores Hockey Jocks! Hot, sedap, lezat, ice prince, and biasanya Hockey Jocks selalu cinlok sama ice skaters yang di isinya cantik-cantik semua. I mean yea they don’t lie tho! Have you seen Giselle and Ningning??? They’re hot as fuck tapi sayang they’re dating each other so... Sebenarnya, Theres a lot of gays and lesbians di Ice section. Tapi mereka menutupkannya so you rarely see them publically dating with their lovers. Sampai saat ini juga Seunghan pacaran sama Sohee gak ada yang tau.

Semua orang pada ngira mereka ya emang sahabatan aja kasusnya sama kaya Anton dan Wonbin, sahabatan dari kecil. That is why, hockey and skaters selalu duduk bareng di lunch dan semua orang ngira they’re dating each other. Padahal aslinya ya, mereka deket aja karena sering rebutan lapangan. In sekolah negeri terms, this is paskibra dan pramuka.

Back with Anton and Wonbin! Yea he miss him AS FRIENDS OR WHAT EVER! Dia jarang ketemu Anton karena dia selalu ada turnamen entah di Medan, Hongkong, Korea, Singapur. Pokoknnya Anton sibuk mulu. Gengsi buat Wonbin ngechat Anton dengan sekedar “hey what’s up?” “Woi Purnomo” (nama bokapnya Anton). Cuma tadi liat Anton ngechat Wonbin bikin Wonbin yang tadinya lagi stress jadi makin sedih karena kangen Anton.

It’s late night 11:37, Wonbin was playing his drums-guitar-piano-or what the fuck he’s bored ya he’s doing anything he could! tapi kupingnya mendengar ada lemparan batu? Ia fikir itu burung atau kucing ataupun anjingnya yang melempar ranting untuk mengajaknya main di malam hari. Biasanya Wonbin suka melakukan itu dengan anjingnya Kelly tapi not for today.

“Go away Kelly! Not in the mood!” Teriak Wonbin sambil lempar badannya ke kasur dan buka streak snapchat hari ini. Namun ketika ia membuka streak Anton aka user bludpawzznton dia foto pintu jendala balkoni Wonbin dengan caption “buka pintunya bangsat gue bukan Kelly.” Wonbin langsung lompat dari kasur dan buka pintu jendelanya.

“What the fuck???? WHY NOT USING THE FRONT DOOR?” Teriak Wonbin.

“Cause i’m tryna be romantic here?!” Kata Anton sambil manjat ke pohon buat naik ke balkoni Wonbin. Okay, Troy Bolton!

“Lo ngapain bawa Beer sama Pizza gila??? Gue lagi diet jing!” Says Wonbin Frustrating.

“Yeah, not on my watch!” Kata Anton sambil memberi kantongan yang berisi Beer dan Pizza.

Kini mereka berdua duduk di balkoni like they used to with Pizza and Beer. Wonbin mengambil alat bantu nafas dia yang berwarna silver dari kantongnya lalu mengisapnya.

“Lo sejak kapan ganti Relx?” Tanya Anton.

“Udah lama, makanya jangan sibuk lomba terus!” Wonbin memberikan Anton Podnya namun ditolak oleh Anton. “Gue udah berhenti, i’m a athlete now? Remember?”

“Boring!” Teriak Wonbin.

“Says the one yang strictly diet sama coachnya!” Kata Anton sambil makan sesuap Pizzanya.

Wonbin was afraid to ask this, he wanna know about Anton’s life lately especially. Is he dating anyone? Since senior prom is coming. I mean it’s normal right? as a friend BEST FRIEND!

“Lo lagi deket sama Kazuha?” Wonbin keselek asep podnya sendiri, dia batuk-batuk tidak karuan.

“Gossip darimana anjir???” Tanya Wonbin.

“Streets talk, lagian emang y’all clubs are sweet home alabamas. Dating each others.” Kata Anton minum beernya sambil natap ke Wonbin minta jawaban.

“What if i say, us hockey and skaters are buch of gays?” NYEMBUR, BEER ANTON NYEBUR! Muncrat ke tiang balkon.

“Brengsek anjing banyak semut ntar!” Wonbin ambilin Anton tisu dan memberikannya ke Anton sambil ia bantu lap lantainya.

“Sumpah demi apa lu?” Tanya Anton disbelief.

“Emang gak keliatan? Gigi Ningning, Heeseung and jake??? SEUNGHAN AND SOHEE???”

“HAH?????????” Oh ternyata kabarnya belum sampai ke Anton, padahal itu temennya sendiri.

“SOHEE??? My Sohee? the crazy Sohee? Yang wibu akut and mcu hardcore itu?? sama Seunghan?? THE hockey jocks??? Lo serius gak sih?” Tanya Anton dengan pertanyaannya gak bisa berhenti. okay NEWS FLASH! Sohee is gay and Anton HIS ONLY FRIEND tau ini dari Wonbin BUKAN DARI MULUTNYA SOHEE SENDIRI!

“Okay first off all, Sohee bukan punya lo. And yes, he has been dating my friend for a couple months i guess?” Says Wonbin calmly walaupun agaknya nyes dikit ternyata Sohee dan Anton sedeket itu sampai dibilang “MY SOHEE” errmmm what about MY WONBIN? Bukannya kenal lebih lama sama Wonbin yaa?

“MONTHS?????? Oh he’s dead!” Kata Anton sambil mau buka HP nya.

“Eh santai dulu gak sih? Mungkin dia belum berani comeout ke lo. Apalagi kan keluarganya agamis banget. Let him have time lah.” Kata Wonbin sambil narik HP Anton.

“But, ARGH okay you win. Valid, mana sini HP gue!”

“Janji gak?” Tanya Wonbin.

“Iyaaa janji.” Wonbin kasih HP nya lagi ke Anton.

“Lo gimana? Lagi deket sama orang gak sekarang?” Tanya Wonbin. OKAY, he admit it! He likes Anton since Middle School. You’re happy now?

“MMM not sure i mean, lo liat sendiri lah schedule gue sesibuk apa.” Kata Anton, Wonbin gatau ini arti dari green light atau gimana atau emang Anton sendiri emang udah nyimpen hati tapi kehalang karena dia sibuk aja.

“Tapi ada yang lo suka gak? FYI bentar lagi prom.” Anton gak pernah kepikiran buat mau ikut prom atau engga karena diotaknya ya renang-apply kuliah-renang-exam udah gitu ada isi otaknya.

“Gak ada anjir i got no time for that.” seketika hening.

“Gue prom sama lo aja deh, mau kan lu?” Tanya Anton, THAT WAS SHOCKING. Wonbin 100% mau, banyak temennya nanti bakal comeout dan dancing sama partnernya sendiri but in this case… Anton dan Wonbin sahabat bukan pacaran. and wouldn’t that be awkward?

“Wouldn’t that be awkward?” Tanya Wonbin, Anton melihatnya dengan bingung.

“I mean were just friends, BEST FRIENDS. wouldn’t that be awkward. Maksud gue, kita sahabat dan prom rata-rata emang pacaran or hts… I mean… EH LO PAHAM GAK SIH?” Anton tertawa melihat Wonbin frustasi sendiri, Anton mengusak rambut Wonbin dengan senyum bangga di wajahnya. Yang diusak rambutnya menggigit pipi bagian dalam berusaha untuk tidak tersenyum dan raut mukanya yang pura-pura marah.

Wonbin menarik dirinya, “Anjingg, gue baru perming!” Teriaknya.

“HAHAHAHA iya makanya gue acak-acak lucu rambut lo jadi brokoli gitu, emang hukum adat hockey ya rambutnya harus di perm?” Ucap Anton dengan ekspresi tidak bersalah.

“Ck, tapi lo suka kan?” Tanya Wonbin dengan mukanya yang ragu, oh one no dari Anton. Malam itu juga, Wonbin ke salon.

“Suka kok lo ganteng banget.” Wah brengsek, kalian gatau hatinya Wonbin udah kaya orang gila sambil teriak “MAKASIH ABANG PERM”.

“Lo harus jujur sama gue.” Wonbin nengok ke Anton.

“Lo tadi kenapa di kelas mandarin?” Oh shit, here we go again.

“Nothing.” Ucap Wonbin sambil take a sip of beer.

“You’re lying and i know you for the rest of my life, don’t lie to me lah.” Nah kan, logat singlishnya muncul. which means, Anton in a serious mood. Erm okay keluarga Anton ada yang Singaporean. So every chinese new year Anton dan keluarganya mampir ke Singapur buat halal bi halal. Karena keluarganya di New Jersey udah pindah ke Singapur semua.

“Iya i was stressed.” Anton diam, ia berusaha fokus mendengarkan Wonbin cerita.

“Gue cuma bingung aja mau apply jurusan apa, gue anak satu-satunya nyokap bokap gue pasti agak susah let me go tapi ya gue tau mereka supportive sama pilihan gue. cuman, I don’t know, i’m up with Princeton. satu almamater sama bokap nyokap cuma gue gak mau masuk jurusan Business. I hate Business you know that.” Kata Wonbin.

“Terus lo mau masuk apa?” Tanya Anton

“Music, but not so sure if my parents will agree about this.” Says Wonbin.

“Dude you’re the coolest musician you will be. Kayak, lo bakalan ngalahin Beethoven i swear.” Kata Anton.

“Nyimeng lu sumpah??? Jauh anjing. Emang lo mau masuk apa?” Tanya Wonbin.

“Gue ikut lo.”

“Hah gimana?” Tanya Wonbin.

"Ya, i'll follow you wherever you'll take. that's what i just said-"

"— Yea i know, tapi maksudnya gimana anjing?
Music juga??" Tanya Wonbin.

"Bin, we've been into the same orchestra class back in Elementary. I'm good with my Cello." Kata Anton, that is nonsense! masa iya ikutin jurusan gue? Itu yang dipikirin Wonbin.

"Let just say i got too attached with you and i have fall in love with you since we gooning eachother and uh yea. I can't leave you." Anton Say that right thru his face.

"Yea i mean lo gak bisa ngikutin gue kayak
HAHHHH GIMANA?"

"I like you Wonbin, a long time ago and im not asking you to like me back it's just ive saying this so i can get myself clear with you that i_" Wonbin kiss anton on the god damn lips.

Anton was shocked yet he squeezed his eyes closed as he lead Wonbin to lead the kiss, which in defense, Anton never kiss anyone before yet Wonbin always kissing somoene (c'mon he's a jock) Wonbin gently brushed again his bottom lip with his tongue before slowly sliding it with. But Anton could let him controlled himself. so Anton trailing over Wonbin's teeth and his hands are all over Wonbin's body, caressing all over his skins.

Wonbin hits Anton in his chest, a warning to stop the kissing shloopy woppy loopy sessions. Yea of course they have been doing this for the past three minutes without a single stop. A smoker like Wonbin would out of breath.

"Lucky i'm a swimmer tho." Says Anton wiping his chin full of their salivas.

"Okay first of all, DISGUSTING!' Kalimat itu
hanya membuat Anton terkekeh dan mengretekkan tulang lehernya.

"So were you like, best friend slash husbands now??" Tanya Anton.

"SUMPAH DIEM GAK! Boyfriends." Kata terakhir diucapkan pelan oleh Wonbin.

"Hah apa lo ngomong apa?" Tanya Anton,
iseng.

"BOYFRIENDS." Anton mengusap rambutnya, attacking him with a hugs and kisses in a middle of the night.

 

AND THEY LIVED HAPPILY EVER AFTER