Work Text:
Alex balik ke kosannya bawa tumpukan baju bersih, udah ditungguin sama Lando yang lagi duduk di bagasi mobil George. Kakinya dilipet, mukanya ditekuk, menyedihkan banget.
Begitu masuk, Lando langsung tiduran di lantai. Mukanya ditempelin ke karpet kamar Alex, bikin yang punya kamar liat liatan sama George yg bawa kantung plastik isi makanan.
"Bangun ngga lu, makan", kata George sambil nendang betis Lando pelan, dia duduk di sebelahnya.
Sembari Lando ngga liat, Alex nunjukin sekilas chat Oscar ke George, dua duanya nahan ketawa.
"Lu ga berantem kan sama Oscar," tanya Alex pura-pura gatau.
Lando masih pada posisinya, " mana mungkin, orang dia baik banget."
"Lu kangen dia ya? Udah sleepover terus masa kurang"
Malu banget, Lando langsung duduk waktu kegiatan rutinnya di kosan Oscar dimention. "Ga ada hubungannya jir," jawab Lando singkat, tangannya reflek ngambil kotak yang dibawa George; ayam kari kesukaan dia.
"Makasih.." katanya sambil ngeliatin George yang udah mulai makan.
Plastik yang dikasih Oscar di laundryan tadi ditaruh di tengah lingkaran mereka, "liat gue bawa apa.".
Kinder Maxi sama dua kaleng Monster Energy, warna neonnya nembus plastik. Lando senyum tipis, "ah, kalian gini amat mau ngehibur gue."
"Orang bukan dari kita," jawab Alex singkat yang udah mulai makan juga.
Di dalam plastik itu ada notes singkat
To: Lanno
Maaf mendadak cancel.
Text me your free time next week.
I'll make it up for you.
Siapa lagi yang manggil dia Lanno kalo bulan Oscar— Oscy temen deketnya itu. Notes itu dilipet dan dimasukin saku, ia akhirnya mau makan tapi kali ini sambil senyum senyum.
"Gue ga percaya dia straight."
Statement singkat dari George bikin dua kawan lainnya hampir tersedak.
"Jangan sembarangan lu, ntar gue ngarep."
Jawaban Lando bikin George dan Alex bertukar pandang lagi; lu mah udah keliatan ngarep banget, Lan, pikir mereka.
