Work Text:
"Neo"
"Heung?"
Yang memanggil terkekeh, hanya bergerak mendekat dan memberikan belaian kasar pada helai rambut putih berantakan tersayangnya. Sementara Neo hanya diam, lanjut mengunyah dan nampak tidak terlalu peduli merasakan rambutnya diusak-usak gemas teman 1 dekadenya tersebut, tumben.
"Ngehapha?"
"Gapapa lanjut aja, kunyah dulu"
"Huum"
Aduh gemasnya, jarang-jarang sejinak ini.
Kururu menarik kursi lain pada meja makan tersebut. Kini duduk menyamping menatap wajah terkasihnya.
Imut, batin Kururu.
Kalau ada kontes mencintai Neo dalam bentuk terindah yang bisa dibuat seorang manusia, mungkin Kururu bisa menang. Buktinya saja sekarang dia beralih mengambil ukulele kecil yang sedari tadi ia bawa, mulai melantunkan lirik dan melodi yang belum pernah tercipta sebelumnya, tapi selalu indah tanpa jeda.
Jelas, sumber inspirasi tepat berada di depan matanya. Setiap gerakan kecil yang wajar -- jelas, karena Neo tidak melakukan apa apa lagi selain bernafas tenang, mengunyah semur daging hasil kurban sapi tetangga, dan memainkan ponsel tak henti jarinya menggulir layar -- mampu buat jantung Kururu berdebar.
"Napa kau liat-liat?"
"Laper kali kau kuliat"
"??? Salah??"
"Hehe Ngga, lanjut"
Mata biru mudanya bergulir malas, tidak puas dengan respon lawan bicaranya.
"Mau tah?"
"Mau dong kalo disuapin"
"Sini Aaa"
Lelaki poni jamet tersebut membuka mulutnya, menerima suapan yang diberikan, mengunyah, dan segera menelan sbelum kembali memberikan kekehan usil.
"Aw dapet indirect kisseu"
"Kocak lu"
Sedatar-datarnya respon yang terdengar, Kururu tau celetukannya barusan hampir membuat jantung Neo terlempar keluar.
Si pemilik rambut hitam kembali mendekatkan jemarinya pada senar ukulele, bersiul singkat menikmati pemandangan wajah merah di depannya yang sangat kontras dengan helai rambut putih tersebut sbelum kembali melantunkan melodi.
Ah sungguh indah insan ciptaan Tuhan yang sudah lama ia damba.
Walau 1000 tahun lamanya, mungkin ia tidak akan pernah mau menyerah asal mentarinya tidak pernah lepas keluar jangkau pandangnya.
