Actions

Work Header

Rating:
Archive Warning:
Category:
Fandom:
Relationship:
Additional Tags:
Language:
Bahasa Indonesia
Stats:
Published:
2026-08-15
Words:
336
Chapters:
1/1
Comments:
2
Kudos:
5
Hits:
45

Sta(r)tion.

Summary:

Sepasang dara, bercinta sederhana sebelum pulang setelah pertama kali pacaran.

Notes:

(See the end of the work for notes.)

Work Text:

Entah ilham dari mana seorang Park Sohyun yang toleransi alkoholnya buruk justru mengajak Zhou Xinyu minum-minum di kencan pertama.

Rencana memberi kesan keren untuk kepribadiannya berbalik menjadi suatu hal yang merepotkan sang pujaan. Kira-kira demikian asumsinya esok kalau sudah kembali sadar.

Namun, praduga hanyalah angan-angan. Karena segala Xinyu kepada Sohyun itu sukarela, penuh cinta.

Menyenangkan bagi Gemini tersebut untuk menjadi sandaran dari pusing kekasih kecilnya, menjaga langkah gontai yang keras kepala, menuntun arah tatapan yang sayu. Tak akan pernah ia melepas rangkulannya.

"Kamu mabuk banget ini," kata Xinyu, menyeka helai rambut Sohyun yang menghadang wajah telernya. "Aku gendong aja, mau iya?"

Senyum tipis terpatri. Sohyun menggeleng, menggoyangkan utas rambut lembut yang menjuntai.

"Hmm~ engga. Aku masih kuat ...."

"Kenapa? mau ngajakin minum lagi? ayo aja!"

Langkahnya tersandung. Sigap ditahan Xinyu, andai dibiarkan sudah pasti langsung bersemayam di antara semak-semak.

"Iyaaa, besok lagi. Sekarang pulang dulu."

Sang libra menengadah. Bibir manyunnya bergumam. "Yah, aku bakalan kangen kamu banget."

"Aku juga bakalan kangen kamu," timpal Xinyu. Menyinggungkan keningnya pada pacarnya, kadung gemas.

"Bye, bye! cewek cantik~"

Tangannya terangkat lemas, melambai-lambai, sambil bergerak mundur. Menjauh dari perhatian lengan Xinyu.

"Emang bisa pulang sendiri?"

Alis perempuan jangkung itu tertukik naik. Bersedekap lengan. Biar penuh ragu, tetapi ia terkikik geli. Menantikan aksi pacar mabuknya.

"Udah dibilangin aku masih kuat!" kilah Sohyun.

"Aku sadar banget loh ini."

"Oh, gitu? coba mana haltenya," tanya Xinyu.

Sohyun termenung dengan mulut melipat. Untuk beberapa saat lalu lintas terdengar lebih nyaring, masih bernuansa oleh berbagai kendaraan yang kesana-kemari.

Telunjuknya menuding kelam langit.

"Hmm, di kayangan?" canda Xinyu.

Diangguki Sohyun yang ikut tertawa. Binar netranya merefleksikan pancar taburan bintang dan rembulan menggantung. Terkunci pada pesona cakrawala.

Barangkali benar Sohyun berasal dari surga. Kesadarannya mungkin hampir menumpangi pelangkin yang kelak menjejak gemintang dengan kecepatan dongeng, mengantarkannya pada keindahan sejati.

Namun, Xinyu lekas mendekapnya seluruhnya. Jiwa dan raga yang hendak tumbang.

"Cantik," puji Sohyun. Sebelum pejamnya semakin rapat, mengkiblatkan pandang pada bentukan surga duniawi.

Xinyu memastikan. "Aku?"

"Iya."

Dan terlelap dalam hangat dekapan kekasihnya. Melupakan gemerlap kota dan pelik semesta.

Notes:

referenced first signal soxinz pacaran