Work Text:
Ini adalah hari dimana Ushjima mendapat sebuah gantungan—plushie dari kekasih nya. Dan dirinya menggunakan nya di tas voli nya, sehingga menjadi pusat perhatian di antara tas voli yang polos dan biasa itu.
—
Pintu gimnasium berbunyi, Ushijima memasuki gimnasium dan menyapa teman-temannya yang sudah datang, kemudian dirinya meletakkan tas dan memulai pemanasan. Teman-temannya sebelumnya sedikit terkejut karena adanya sesuatu yang menonjol di tas nya Ushijima.
Namun mereka memilih untuk tidak membicarakan hal tersebut terlebih dahulu, dan kembali melanjutkan latihan.
Tiba waktu nya istirahat, semua orang berbicara satu sama lain, dan salah rekan tim mereka memulai pembicaraan tentang 'tas' Ushijima,
"Ushijima-San, apa itu yang digantung di tas mu? Apakah itu sebuah gantungan kunci?" Tanya Hoshiumi heran,
Ushjima hanya menoleh melihat ke tempat tas nya berada dan menjawab pertanyaan Hoshiumi, "Iya, itu sebuah gantungan kunci. Tepat nya sebuah gantungan—plushie." Jelas Ushjima singkat,
"Waww, dimana kau mendapatkan itu Ushjima? Apakah seseorang memberikan itu padamu?" Goda Hirugami,
"Ya, aku mendapatkan nya dari istriku, Satori. Ini adalah hadiah hari jadi pernikahan kami." Menjawab Ushijima tersenyum tipis, yang lain hanya mengangguk mengerti.
—
Beberapa hari yang lalu :
Saat itu akhir pekan dan Ushijima berencana untuk mengunjungi Tendou di Paris, Prancis. Dirinya ingin menjadikan kejutan itu menjadi salah satu hadiah yang dia berikan pada belahan cintanya.
Tiba nya Ushijima di bandara, ia melihat sekeliling, memastikan tak ada yang mengenali dirinya.
Mengapa? Karena Ushijima dan Tendou hampir pernah ketahuan keluar bersama, entah kenapa banyak sekali orang yang tak percaya mereka bersama akan hal tersebut, oleh karna itu juga saat berangkat Ushijima memakai masker dan topi agar tak ketahuan. Lagipula, mereka berdua begitu terkenal di Prancis atau pun Paris, apalagi Tendou Satori;—Ushjima Satori.
Sebenarnya Ushijima ingin mencoba memberi kejutan di toko nya Tendou, tapi itu mungkin akan menjadi suatu masalah yang juga kemungkinan akan cukup besar. Jadi ia mengurungkan niat itu dan hanya membeli hadiah lainnya, sudah menjadi kebiasaan bagi Tendou dan Ushjima untuk bertukar hadiah pada hari tertentu yang ingin mereka rayakan.
Untungnya Ushjima mempunyai kunci apartemen milik Tendou. Ya, Tendou memang sengaja memberi kunci cadangan apartemen nya pada Ushjima, yang dirinya sendiri masih tak mengerti alasan dari itu.
Tapi syukurlah ia memiliki nya, lalu Ushijima masuk dan tercium aroma khas sang istri, wangi yang familiar, dan tempat yang sama. Ushijima meletakkan barang-barang dan beristirahat di sofa ruang tamu.
Ternyata sulit juga jika dirimu dan pasanganmu sudah resmi menikah, namun belum di ungkap ke publik. Ya, seperti itu hubungan Ushjima dan Tendou saat ini, mereka belum mengungkap nya ke publik satu sama lain atas pernikahan mereka. Tapi mereka memiliki rencana.
Seperti Tendou belum pulang dari pekerjaannya, padahal sekarang sudah mau setengah tujuh malam, lalu Ushijima mendengar suara pintu di buka dan bangun dari duduk lalu bergegas menuju ke arah pintu, dan benar saja. Kekasihnya baru saja pulang dan dikejutkan dengan adanya seseorang tak terduga di rumah nya.
"Ta-da," Sapa Ushjima, berniat memberi kejutan sambil merentangkan kedua tangannya, Tendou hanya diam mematung di depan Ushjima, masih tak percaya apa yang dilihat nya.
Tak berkata apapun, Tendou langsung membalas pelukan Ushijima, sangat erat. Karena mereka saat itu sudah beberapa bulan penuh tidak bertemu secara langsung. Hanya hubungan jarak jauh. Tentunya bertemu langsung sangat merindukan. Cukup lama mereka berpelukan dan Tendou memulai pembicaraan,
"Aku pulang," Ucap nya lembut, dan terlihat sedikit air mata di sudut mata nya yang mulai memerah,
"Selamat datang, aku merindukanmu." Balas Ushijima menghapus air mata kekasih nya.
Malam hari nya, mereka pergi makan malam di suatu restoran di dekat apartemen Tendou, mereka mengobrol dan berbagi rindu dan cerita masing-masing, "Jadii, bagaimana karier mu saat ini?" Tanya Tendou sambil memakan dessert coklat miliknya, "Baik dan bagus, oh iya. Seperti nya kami akan ada pertandingan," Jawab Ushijima sambil makan juga,
Mendengar itu Tendou terlihat senang, "Benarkah!? Kapan dan dimanakah itu?" Tanya Tendou kembali yang seperti nya antusias mendengar itu, "Di Tokyo, Jepang. Apa kamu akan menonton nya?" Tanyanya memastikan, "Uhmm niat nya, tapi aku ingin sekali melihat mu bermain lagi secara langsung!"Jelas Tendou.
Singkat nya, mereka pulang juga karna Tendou mengatakan bahwa ia memiliki hadiah yang dia siapkan untuk Ushijima, sampai nya di rumah, Tendou menyuruh Ushijima untuk menutup matanya dan menunggu, Ushjima menuruti, bergegas Tendou mengambil hadiah tersebut.
"Nah, sekarang bukalah matamu!" Ushjima membuka matanya dan terkejut, karena di depan nya, Tendou memperlihatkan sebuah boneka kecil, yang memiliki gantungan di atas kepala mereka masing-masing.
"Apa ini?" Tanya Ushjima, menerima boneka—gantungan tersebut dari Tendou, "Ini adalah gantungan, tepat nya sebuah plushie! Aku meng-custom ini mirip dengan kita berdua!" Jelas Tendou dan terlihat seringai tipis di wajah manis nya, "Oh, dan kenapa ini pada saat kita SMA?" Mendengar itu Tendou mengambil miliknya Ushjima dan mendekatkan dengan milik nya, seperti berpegangan tangan,
"Aku sengaja mendesain versi yang saat kita masih SMA, karena ini seperti mengingatkan kita saat kita masih awal berpacaran, dan banyak kenangan manis juga di saat itu," Jawab Tendou sambil tersenyum manis pada suaminya, Ushjima hanya mengangguk dan tersenyum mendengarnya pernyataan dari sang istri.
"Ternyata artinya begitu manis, terimakasih Sayang. Aku menyukainya." Aku Ushjima pada istrinya dan mencium pipi nya dengan lembut. Yang dicium nya membalas nya juga dan tersenyum. Puas dengan apa yang diberi nya pada sang suami juga.
—
"Aku jadi iri, deh," Spontan Hoshiumi, mendengar itu Hirugami berbicara juga padanya, "Hei, bukankah kau juga punya beberapa barang matching dengan 'pacar' mu?" Hirugami menggoda pacar adik nya itu, yang kini muka nya malah memerah malu, yang lainnya hanya melihat itu dan itu seperti nya sudah biasa untuk kedua saudara tak sedarah itu.
"Bukankah Hoshiumi-San sudah bertunangan pada adik nya Hirugami-San?" Bisik Kageyama yang bertanya pada Romero disebelahnya, "Iya, dan bukankah kau juga menyusul?" Jawab Romero sambil melirik ke arah Kageyama yang juga sedikit kaget namun salah tingkah, sepertinya.
Sementara Ushjima? Sepertinya dia tak memedulikan pada yang lain dan hanya seolah-olah bermain dengan gantungan plushie milik istrinya, mungkin rindu.
—
Dan seperti nya Ushijima memang memiliki rencana untuk itu.
Saat tim Adlers bertanding di Tokyo, mereka pergi dan keluar dari transportasi milik mereka, dan mungkin kali ini lagi-lagi Ushjima menjadi sorotan juga, karena gantungan yang dimiliki nya mencolok dengan tas dan baju nya yang polos, sementara gantungan tersebut ada warna merah yang menyala layak nya bara api.
Ya, dia membawa juga gantungan tersebut ke pertandingan resmi.
Singkatnya pertandingan hampir selesai, dan tim Adlers berhasil memenangkan pertandingan tersebut. Sebelum para wartawan datang, Ushjima tak sengaja melihat ke arah tribun penonton, dia seolah mengamati seluruh penonton dan seperti nya dia menemukan seseorang yang sangat dikenali nya, dirinya tersenyum dan seperti nya juga banyak penggemar nya yang berteriak. Lalu beberapa dari mereka di wawancarai oleh para wartawan dan reporter, tak terkecuali Ushjima itu sendiri.
Para wartawan dan reporter kemudian bertanya padanya, awalnya masih aman, hanya tentang pertandingan dan pertanyaan umum lainnya. Namun ada salah satu wartawan yang bertanya tentang gantungan miliknya, mau tak mau mungkin Ushjima harus mengaku pada saat itu juga.
"Baik, terimakasih sudah bertanya. Tentang apa gantungan yang saya miliki di tas saya adalah itu sebuah gantungan kunci atau tepat nya plushie yang diberikan oleh seseorang pada saya, dan saya akan memberitahu ini juga kepada semua orang dan juga para penggemar saya."
—
Saat di Paris itu, Ushijima juga menanyakan dan meminta izin pada Tendou, untuk meminta izin apakah boleh dia mengakui hubungan mereka ke publik,
"Sayang aku ingin bertanya padamu," Tendou yang sebelum nya bermain dengan boneka 'Ushjima' milik nya itu pun menoleh kepada Ushjima, mendengarkan, Ushjima aslinya ragu dengan ini, namun ia ingin memberitahu pada publik agar tak ada kesalahpahaman, dan bahwa dia juga sudah ada yang punya.
"Apakah boleh aku memberitahu hubungan kita serta dirimu pada publik?" Suaranya terdengar gemetar, ragu.
"Boleh, aku tak apa, tapi apa kamu yakin?" Jawab Tendou, yang sedikit khawatir pada Ushjima,
"Iya sayang, aku yakin dengan ini. Boleh ya?" Katanya mencoba meyakinkan, Tendou hanya mengangguk dan tersenyum yang mengisyaratkan boleh pada Ushjima. Melihat itu Ushjima lega dan mengucapkan terimakasih pada kekasih nya,
"Tapi apa kamu yakin? Bagaimana jika mungkin karier mu bisa hancur?—" Ucap nya terhenti ketika Ushjima menutup mulut nya dengan mulut nya Ushijima, seolah membungkam nya,
"Aku yakin, ini pasti akan berjalan lancar, Sayang. Tak ada yang perlu di khawatirkan." Lalu Tendou menyakinkan dirinya sendiri juga bahwa ini pasti akan berjalan lancar juga, kemudian mereka berpelukan.
—
"Saya juga akan mengakui, bahwasannya saya telah menikah dengan salah satu partner saya dan dia seorang selebriti juga, dan dialah yang memberikan gantungan tersebut pada saya," Aku Ushjima, para wartawan serta reporter kembali bertanya, "L-lalu, sejak kapan kalian menikah dan bisakah Anda memberi tahu siapakah pasangan Anda tersebut?" Tanya wartawan kembali yang suara terdengar gemetar karna terkejut dengan pengakuan Ushjima,
"Kami sudah menikah sejak satu tahun yang lalu, dan dia adalah seorang pembuat cokelat terkenal di Paris, Prancis. Namanya Satori, Tendou Satori—Ushijima Satori." Jelas Ushijima dan seketika juga pengakuan nya sepertinya menghebohkan satu Jepang, karna itu disiarkan secara langsung.
"Dan seperti nya saya melihat nya di sini, dia menonton pertandingan saya." Tambah Ushijima yang kembali membuat semua orang terkejut, para wartawan dan reporter itu pun berterimakasih dan permisi pergi, dan itu membuat Ushijima lega. Karena dia sangat gugup saat berbicara, "Kau mengatakannya dengan baik," Puji Hirugami menepuk pundaknya.
Pertandingan hari itu selesai dan mereka bertemu teman, keluarga dan pasangan masing-masing.
Seperti Hoshiumi yang bertemu pasangan nya Hirugami Sachiro dan saudaranya, juga Romero yang bertemu dengan keluarga juga, serta Kageyama yang menelepon dengan Hinata.
Dan juga sepertinya Ushijima berhasil bertemu kembali dengan orang yang ia lihat di tribun penonton itu, iya, Istrinya. Tendou datang menemui Ushijima dan mereka berpelukan,
"Aku lega sudah memberitahu semua orang tentang ini," Katanya lemah pada sang istri berharap di manja,
"Aku juga mendengarnya, terimakasih. Kamu hebat." Puji Tendou sambil menangkupkan kedua tangan nya di pipi Ushijima, dan Ushjima hanya tersenyum bangga dan merangkul pinggang Tendou.
—
Nyata nya, hubungan mereka memang tak disangka banyak orang, terutama penggemar mereka masing-masing. Namun, untungnya, mereka tetap diterima oleh para penggemar dan malah banyak yang mengatakan bahwa mereka berdua memang serasi dan memang ditakdirkan untuk bersama.
Semua dapat menerima nya, jika pun itu memerlukan waktu, bukan?
Happy Ending
End.
<3
