Adult Content Warning

This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.

If you accept cookies from our site and you choose "Yes, Continue", you will not be asked again during this session (that is, until you close your browser). If you log in you can store your preference and never be asked again.

  1. Tags
    Summary

    “What the fuck am I doing…?” Itu adalah kalimat pertama yang Mingyu ucapkan ketika pandangannya mengarah ke bawah, mendapati banyaknya warna hijau yang matanya tangkap. Ada beberapa rumah tersebar di bawah sana dengan warna yang senada.

    Bisa dibilang, Mingyu merasa tersesat di tengah lapangnya tempat dia berpijak. Meski langit di atasnya berwarna biru terang sekali tanpa gedung pencakar yang berusaha merusaknya, meski tanah di bawah sana lebih seperti foto-foto pada buku sejarah yang kerap ia baca di waktu senggang. Di sekelilingnya hanya ada pohon rindang. Berdiri di atas tebing seperti ini memang bukan hal baru baginya. Namun itu di abad ke-21, bukan di abad ke-18 di negeri antah-berantah seperti ini.

    Language:
    Bahasa Indonesia
    Words:
    12,905
    Chapters:
    2/2
    Comments:
    7
    Kudos:
    345
    Bookmarks:
    27
    Hits:
    9,337