Actions

Work Header

The Lacking Five's POV

Summary:

What and how Seok Hyeong's in his friends eyes?
Was Seok Hyeong different from the past? How his friend reacted to Seok Hyeong happiness?

Notes:

(See the end of the work for notes.)

Work Text:

Ahn Jeong Won's POV
-----------------------------------

"Kau mau fasilitas apa? Semua akan kuturuti!"

Kataku pada 'beruang' yang sudah jadi sahabatku itu sedari kecil. Aku menawarinya posisi sebagai dokter di Yulje. Setelah appa ku meninggal sebagian pengelolaan Yulje aku pegang terutama bagian VIP.

Akhirnya aku berhasil membujuknya atau kami yang terbujuk dia? Untuk bergabung di Yulje dengan syarat kami mulai ngeband lagi seperti dulu, 20 tahun lalu sewaktu kami semua masih kuliah.

Seok Hyeong sedari dulu sudah pendiam namun dia makin tertutup sejak dia bercerai. Dia berkata dia tidak pernah mencintai istrinya. Apa yang dia rasakan hanya kasih sayang. Rumah tangganya berjalan berdasarkan rasa bersalah, kewajiban dan keterpaksaan. Rumah tangga macam apa itu? Membayangkannya saja sudah membuat lelah tapi begitulah......sedari dulu Seok Hyeong selalu dihadapkan akan siksaan batin. Dari kecil dia sering di bully karena sikap tertutupnya dan kontroversi abojinya. Aku saja geram mendengarnya!

Tapi.....belakangan ini Seok Hyeong agak berubah! Dia jadi sering tersenyum dan tidak sekaku dulu. Rupanya pelan-pelan ada yang memikat hatinya. Hati yang dia pernah katakan tidak akan dibukanya. Aku sangat senang akan kemajuannya.

Cukup 2 bulan! Hanya dua bulan untuk merubah Seok Hyeong! Sedangkan kami 20 tahun belum berhasil merubah Seok Hyeong! Benar-benar kekuatan cinta luar biasa!

Mereka akhirnya menikah dan hari ini aku sebagai dokter anak diberikan kehormatan untuk memeriksa kesehatan Yang Eun Hye secara menyeluruh sebelum akhirnya bisa dibawa pulang oleh appa dan ommanya....Yang Seok Hyeong dan Chu Min Ha.

"Chukkahae Seok Hyeong.....Eun Hye sudah bisa dibawa pulang"

"Gumawo.....Jeong Won-ah"

Wajahnya berseri-seri, wajah yang puluhan tahun tidak pernah aku lihat. Wajah yang selalu "dikecewakan" oleh hidup. Wajah itu kini luar biasa berbeda. Wajah yang sekarang penuh cinta dan kebahagiaan. Dan di sinilah di depan Emergency Entrance, aku bersama semua teman-teman melepas pasangan appa dan omma baru itu untuk pulang.

 

Lee Ik Jun's POV
-----------------------------------

"Jangan menolak kesempatan untuk bahagia"

"Aku tidak mau menyakitinya.....dia pasti akan tersakiti jika bersama denganku.....pasti dia akan tersakiti!!"

Dulu aku sampai sebal menasihatinya. Aku tahu ada seorang gadis periang yang pasti cocok sedang menaruh hati padanya. Tidak! Tidak.....dia tidak pernah mengatakan tidak suka pada Chuchu namun dia juga tidak menerima cintanya.

"Apa kabar Chuchu?"

"Bukankah kau tadi makan es cream dengannya?"

"Bukan kabar itu....sudah sampai mana kabar hubungan kalian?"

Tanyaku di ruang rawat inapku ketika aku dirawat karena kecelakaan.

"Akhir pekan kami berjanji akan makan bersama"

"Kenapa kau tidak memberitahuku?"

Begitulah......setelah 2 tahun menunggu akhirnya Seok Hyeong menerima cinta Chuchu. Aku sampai hampir putus asa menasehatinya. Aku kasihan padanya. Tidak selayaknya dia menyiksa diri dengan bertahan hidup single selamanya. Aku takut dia menyesal tapi syukurlah Chuchu bisa meyakinkan dia untuk berubah.

"Tolong siapa yang lowong tunggu di Emergency Entrance....palli!!!"

Telepon yang cukup mengejutkan itu kami terima pada siang hari yang ternyata Chuchu, istrinya akan segera melahirkan. Melahirkan bayi pertama mereka. Sekilas kulihat wajah yang menyiratkan kekhawatiran itu begitu bahagia. Wajah yang tidak pernah kulihat selama kami menjadi sahabatnya kecuali setelah Seok Hyeong mulai mengencani Chuchu.

"Apa kalian sudah cuci tangan?"

Wah...wah.....appa baru itu begitu overprotective. Dia kelihatan sangat memuja bayinya. Bayi yang mereka dapatkan juga dengan susah payah setelah sempat keguguran pada kehamilan pertama.

"Aku tidak menyangka Seok Hyeong versi wanita begitu cantik! Pasti dia akan menjadi bestie ku nanti"

Bayi mereka berdua benar-benar cantik dan Seok Hyeong sebagai appanya kelihatan sangat bangga dan memuja bayinya. Aku tahu persis perasaan itu karena akupun begitu dengan U-ju anakku. Akhirnya 'beruang' itu menjadi manusia seutuhnya. Bukan hanya tubuh saja namun juga jiwa yang dipenuhi cinta dari anak dan istrinya. Aku sungguh berharap sahabatku itu selalu bahagia.

Chae Song Hwa's POV
-----------------------------------

"Aku menyukaimu...."

Ada jeda lama ketika Seok Hyeong mengatakan itu padaku 20 tahun yang lalu. Aku tidak bilang aku tidak suka padanya namun aku sudah terlanjur menaruh hati pada Ik Jun.

"Kita berteman saja ya.....aku suka berteman denganmu"

Kataku riang. Tidak tega rasanya melihat wajahnya namun aku jujur tidak punya perasaan apa-apa dengannya. Syukurlah hubungan kami tetap berlanjut terus sebagai teman hingga kini.

Seok Hyeong sering meminta nasihatku atau lebih tepatnya aku mencoba mengorek masalahnya dan mencoba memberi solusi padanya. Seok Hyeong sangat tertutup! tidak pernah punya kehidupan sosial dengan orang kecuali dengan kami, teman kuliahnya dulu. Hanya kamilah teman terdekatnya yang paling mengerti Seok Hyeong. Seok Hyeong orang yang dililit masalah keluarga. Keluarganya kacau. Omma dan abojinya tidak akur. Dia hanya dekat dengan Ji Eun adiknya namun adiknya pun meninggal tiba-tiba. Itu yang membuat dia semakin hancur. Tapi......setelah itu kulihat hubungannya dengan ommanya yang sempat tidak pernah diwarnai kasih sayang akhirnya membaik. Dia perlahan berubah dari anak yang tidak pernah terbuka pada ommanya menjadi 'mama boy'. Sedangkan abojinya? Tetap brengsek hingga detik-detik kematiannya.

Kehidupan mulai membaik semenjak abojinya meninggal tapi Seok Hyeong masih trauma berhubungan dengan wanita. Menurutnya ommanya turut berperan dalam kehancuran hubungannya dengan mantan istrinya. Chu Min Ha, residen di departemen Ob/Gyn menaruh hati padanya dan perjuangan gadis itu untuk mendapatkan hati Seok Hyeong cukup panjang, 2 tahun! 2 tahun Chu Min Ha menunggu Seok Hyeong membuka hatinya!

"Perjuangkanlah.....tanya apa masalahnya jangan diam saja....kalau kau diam dan tidak berbuat apapun, itu yang menghancurkan hatinya"

Kucoba memberi solusi dan menyuruhnya berubah. Belajar dari kesalahan masa lalu sehingga dia kelak akan punya hubungan yang berhasil.

"Cobalah untuk bicara walaupun tidak penting....apa yang kau pikir tidak berati, mungkin sangat berati bagi orang lain...cobalah dengan orang terdekat yang kau nyaman"

Saat itu dia memilih Chu Min Ha sebagai orang yang membuatnya nyaman. Aku tahu dari intonasi, ekspresi dan cara dia berbicara, pasti Seok Hyeong memendam rasa pada Chu Min Ha dan sekarang sudah 2 tahun setelah percakapan itu dan mereka berdua benar-benar menjadi pasangan yang saling mencintai bahkan mereka baru saja dikaruniai bayi mungil yang sangat cantik. Selamat sahabatku Yang Seok Hyeong......kau berhak bahagia.

 

Kim Jun Wan's POV
---------------------------------

20 tahun yang lalu tepatnya pada malam keakraban yang diadakan oleh fakultas kedokteran untuk mahasiswa baru.....ya disitulah aku bertemu dia. Seorang laki-laki pemalu, berambut keriting dan memakai kacamata. Waktu itu aku dan sahabat karibku dari Changwon yaitu Ik Jun sedang bersembunyi di gudang peralatan. Bukan tanpa sebab kami bersembunyi karena acara makin membosankan dan saat itu tidak ada jalan yang aman untuk kabur sebab penuh dengan senior yang berjaga-jaga dan hanya gudang lah tempat teraman.

Si gempal yang belakangan kami sering panggil 'gom' atau beruang itu datang bersama teman masa kecilnya yaitu Ahn Jeong Won. Bersama mereka keluar untuk bersembunyi juga.....bersembunyi dari senior dan dari acara membosankan itu.

"Aku Ahn Jeong Won ini temanku Yang Seok Hyeong, kami dari Seoul"

"Omo......seperti mendengar suara radio saja"

Aku yang anak kampung kali itu begitu terpesona dengan dialek Seoul yang selalu kami dengar di radio dan Tv.

"Apa mereka orang Jepang?"

Anak itu! Masa kami dipikir orang Jepang? Apa kami begitu aneh?

Belakangan aku tahu mereka berdua ternyata selain sahabat masa kecil juga seorang chaebol atau konglomerat dan karena dia akhirnya kami mulai ngeband. Di lantai basement rumahnya terdapat alat musik lengkap dan kami sepakat untuk ngeband sambil mengisi waktu luang kami yang tidak jarang membuat stress.

Selain berlimpah harta Seok Hyeong yang seorang introvert akut juga berlimpah masalah. Keluarganya kacau, aboji nya tukang selingkuh dan jago membuat skandal dan hal itu berlanjut hingga detik-detik kematiannya. Semua yang dilakukan aboji nya adalah perbuatan kontroversial. Aku......aku tidak akan mau jika saja kami bisa bertukar posisi. Kehidupannya begitu berat!

Pada umur yang relatif muda, sekitar pertengahan 20an....dia dipaksa menikah dengan wanita pilihan omma nya. Anak seorang profesor kenamaan. Wanita itu cukup cantik dan elegan namun bukan itu masalahnya, Seok Hyeong tidak pernah mencintai istrinya. Bahkan ommanya turut campur dalam masalah rumah tangga mereka sehingga belum genap setahun menikah, mereka akhirnya bercerai dan sejak saat itu Seok Hyeong semakin tertutup. Sebenarnya kasihan sekali melihatnya seperti itu. Dia tersakiti luar dan dalam dan yang paling menyedihkan dia seakan menghukum dirinya dengan tidak membiarkan ada wanita lain masuk ke kehidupannya.

Kehidupannya terlihat agak mendingan setelah aboji nya meninggal dan hubungannya dengan omma nya membaik. Ya....walaupun sebelumnya adiknya meninggal! Meninggal tiba-tiba! Setelah itu Ahn Jeong Won memanggil kami semua untuk bergabung di Yulje.

Di Yulje,Seok Hyeong bertemu dan akhirnya jatuh cinta pada seorang gadis periang. Aku juga menyaksikan Seok Hyeong memandangi foto keluarga Chu Min Ha lama sekali ketika kami menginap di penginapan keluarga Chu Min Ha, kurasa sejak itu dia mulai jatuh cinta. Cinta mereka tidak benar-benar langsung mulus. Butuh 2 tahun untuk Seok Hyeong menerima cinta Chu Min Ha dan akhirnya setelah berpacaran singkat mereka menikah dan hari ini....hari ini akhirnya Seok Hyeong menjadi appa! Appa dari bayi perempuan cantik yang mirip dirinya tapi kuyakin punya semangat seperti ommanya yaitu Chu Min Ha. Hidup memang tidak pernah mudah bagi Seok Hyeong namun kuharap dia berbahagia. Dia yang paling menderita diantara kami dan hari ini kulihat dari ekspresinya dia adalah yang paling berbahagia....semoga.

Notes:

I would like to picture how Seok Hyeong in his friend's mind and eyes. It will show the new Seok Hyeong to the eyes of their friends.

I hope i wont make you get bored.....

Xoxoxo 💕

Series this work belongs to: