Adult Content Warning
This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.
-
Tags
Summary
sedikit menundukkan kepala, memegangi penisku agar masuk dengan cekatan pada lubang senggama milik renjun. pada saat ini, kurasakan cairan hangat sebagai pelumas alami membasahi vagina pacarku. tidak ada suara dan respon dari renjun saat aku memasukkan ujung penis ku dengan perlahan, hingga aku berani menghentakkan separuhnya, dan renjun langsung menutup matanya, sebagai respon.
“shhh.. sakit sayang?” aku bertanya dengan nada lembut kepada renjun, aku tidak ingin bermain kasar dengannya. bagaimanapun, sex pertama harus mengesankan bukan untuk kekasih manisku ini?
