Adult Content Warning
This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.
-
Tags
Summary
“Gue bukan hakim perasaan lo. Gue bukan hakim perasaan manusia. Gue gak berhak memutuskan apakah lo salah atau tidak berdasarkan apa yang lo rasakan ke gue. Perasaan kita adalah tanggung jawab masing-masing.”
Kepala Mingyu perlahan menaik menatap Jeonghan ke arah matanya. Air mukanya sudah sedikit tenang, tidak terlalu muram seperti beberapa menit lalu setelah ia menjawab perkataan Jeonghan dengan kejujuran bahwa ia tidak bisa menerima Jeonghan. Jeonghan diam-diam sudah tahu. Ia tidak terlalu menaruh ekspektasi ketika dalam mencintai Mingyu.
