Chapter Text
“Terima kasih untuk waktu yang telah diberikan, hingga saya bisa hadir di pertemuan ini. Sebelum itu, perkenalkan nama saya Amnan Hamza, bisa, atau tolong panggil saya Anha. Saya dari fakultas ilmu budaya, jurusan Sastra Indonesia. Sekian dari saya. Terima kasih dan salam kenal semua."
Aku tidak akan pernah tahu. Aku bahkan memang tidak pernah tahu sejak awal. Pria itu bisa terlihat seperti itu. Dia memiliki wajah yang cantik dan manis. Terutama senyumnya, dan rambut ungu gelapnya. Dan tahi lalat kecil di pipi kirinya. Sepanjang 19 tahunku, aku tidak pernah tahu bahwa seorang pria bisa terlihat seperti itu.
"Liam! Giliranmu!"
