Adult Content Warning

This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.

If you accept cookies from our site and you choose "Yes, Continue", you will not be asked again during this session (that is, until you close your browser). If you log in you can store your preference and never be asked again.

  1. Tags
    Summary

    Kemudian, bagaikan sebuah adegan pada film komedi, Hyoga dan Moz melakukan gerakan-gerakan yang sama persis. Gen dapat melihat mata mereka terbelalak lebar melihat refleksi pada cermin yang menatap balik dengan ekspresi wajah yang sama, tapi tidak lama, karena berikutnya, mereka meraba wajah masing-masing untuk memastikan bahwa mereka tidak sedang berhalusinasi. Pandangan mata mereka lalu tertuju pada tangan yang baru saja meraba wajah, lalu turun ke lengan, tubuh, dan kemudian kaki.

    Dan berikutnya, terdengar suara teriakan kata-kata yang tak dapat dimengerti dari mulut mereka.

    Karena hendak menyelamatkan Gen, Hyoga dan Moz tak sengaja saling menabrak — dengan kepala lebih dulu — dan bertukar tubuh.

    Gen yang merasa bertanggung jawab pun (dengan setengah hati) memutuskan untuk menemani Hyoga dan Moz 24/7 sambil mencari cara untuk mengembalikan mereka seperti semula.

    Hyoga (sebenarnya Moz) tampaknya menikmati hal ini dan terus menggoda Gen pada kesempatan apa pun, sementara Moz (sebenarnya Hyoga) tidak akan membiarkan Moz (yang asli) melakukan hal-hal aneh dengan tubuhnya.

    Language:
    Bahasa Indonesia
    Words:
    40,149
    Chapters:
    7/?
    Comments:
    4
    Kudos:
    30
    Bookmarks:
    1
    Hits:
    715