Adult Content Warning
This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.
-
Tags
Summary
“Kalau Sembadra di pewayangan punya Arjuna, nah kalo di cerita kita Arjuna, ya, gendakane Janaka!”
“Mana ada ya jeruk makan jeruk, nggak, ya,
nggak!”
“Ada-adainlah. Truk aja gandengan, masa Arjuna sama Janaka enggak?”
“Mbahmu! Menengo we, Kama! Kita berdua cuma temenan!”
Konon katanya, teman itu hanya tahapan langkah menuju sesuatu hal yang lain. Tapi, bagaimana jika kata teman justru penghalang terbesar berlandaskan dua kalimat keramat, “cuma teman” yang kerap kali Arjuna dan Janaka utarakan?
Hanya saja, untuk Arjuna kata teman adalah pelarian dari sebuah kenyataan, karena terkadang terlalu banyak melangkah bisa membuatmu terjatuh. Dan, Juna hanya tidak ingin terluka.
Sang penyangkal adalah nama tengah Arjuna.
