Chapter Text
Kegiatan tour dan debut Jepang kali ini mengharuskan TWS menetap di Jepang selama 1 bulan. Bulan Juli yang padat dengan segala schedule. TWS memiliki dorm di Jepang selama schedule tersebut. Dorm kedua mereka selain yang berada di Korea. Keenam pria itu menentukan roommate selama menempati dorm kecil yang akan mereka tinggali 1 bulan ke depan.
“Jadi, nentuin roommate dorm pake cara apa?” Shinyu yang pertama angkat bicara. Leader TWS yang inisiatif ambil andil dalam proses pengambilan keputusan di grup, bahkan keputusan kecil seperti pemilihan roommate.
Semua member tampak lelah setelah melakukan perjalanan Korea - Jepang, tak terkecuali Shinyu. Shinyu mau tak mau mengusulkan cara pemilihan roommate agar mereka semua dapat segera beristirahat dengan nyaman di kamarnya masing-masing. “Gimana kalau kita voting aja?”
Pria lainnya hanya mengangguk lesu. Lelah yang hinggap di tubuh mereka membuat mereka menyetujui apapun yang diusulkan oleh sang leader.
Sebelumnya, ada banyak cara yang dilakukan untuk pemilihan roommate. Mulai dari cara simpel seperti suit, hingga cara yang memerlukan banyak tenaga seperti petak umpet. Namun kali ini, biarlah mereka menggunakan cara yang paling sederhana, pemilihan roommate dengan voting.
“Kita mulai voting ya supaya bisa cepat istirahat. Siapa yang setuju roommate lama angkat tangan.” Shinyu memulai voting dan secara bersamaan juga mengangkat tangannya.
Member lain pun menyusul. Dari Hanjin dan Kyungmin yang mengangkat tangannya bersamaan. Keduanya saling menatap dan tersenyum saat mengetahui mereka menginginkan tetap bersama satu sama lain. Jihoon yang mengangkat tangannya sambil menyerukan kata setuju berkali-kali disusul gerakan tutting yang berlebihan.
Youngjae terlihat ragu di awal. Matanya melirik kesana-kemari seolah memastikan pilihan orang lain, atau mungkin seseorang. Dan pada akhirnya, memutuskan untuk mengangkat tangannya perlahan sebatas bahu dengan wajah sedikit redup.
Lain halnya dengan Dohoon. Ia sama sekali tidak mengangkat tangannya. Tangannya justru sibuk memilin pakaian jaring see through yang sedang ia kenakan dengan mata yang terfokus pada kegiatan itu.
Shinyu yang melihatnya, menyimpulkan bahwa Dohoon menginginkan pergantian roommate. Namun apa boleh buat, mayoritas memilih untuk setuju berbagi kamar dengan roommate lama mereka.
“Karena 5 orang mayoritas setuju, jadi selama 1 bulan ke depan kita sharing kamar dengan roommate dorm lama ya. Is it okay, Dohoonie?” Sebagai satu-satunya orang yang tidak mengangkat tangan selama voting tadi, Shinyu merasa harus menanyakan Dohoon terkait keputusan akhir pemilihan roommate.
Tanpa mengangkat pandangannya, Dohoon mengangguk pelan. Sepercik kekecewaan muncul di mimik wajahnya yang mudah terbaca, tapi ia segera menutupinya dengan mengemasi barangnya tergesa dan terburu-buru menuju salah satu kamar yang akan ditinggali.
Jihoon menyusulnya dengan langkah gesit. Tidak ingin dikuncikan di luar kamar oleh Dohoon. Sepertinya suasana hati Dohoon sedang buruk.
Hanjin dan Kyungmin beranjak dari sofa. Mereka berdua berjalan beriringan menuju salah satu kamar. Menjinjing barang bawaan masing-masing dan melayangkan beberapa obrolan ringan seperti pembahasan menu apa yang akan mereka makan nanti malam.
Shinyu dan Youngjae masih duduk di ruang tengah. Membiarkan keheningan menyelimuti mereka berdua.
ㅡ tbc
