Adult Content Warning
This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.
-
Tags
Summary
Dengan beberapa dorongan terakhir yang lebih dalam, lebih mendominasi, Zayne merasakan tepi klimaksnya sendiri mendekat—napasnya tersengal, otot-ototnya menegang, panas yang membara di perutnya siap meledak. "Sylus... aku..." desahnya, matanya tertutup rapat, siap menyerah pada gelombang itu. Tapi tiba-tiba, suara pukulan berulang di pintu kamar mereka memecah hiruk-pikuk kenikmatan itu—mendesak, diikuti suara isakan tangis yang familiar, penuh rengekan.
"Papa... Daddy..." panggil Caleb, anak mereka yang bulan Juni lalu berulang tahun yang kelima, suaranya gemetar seolah mimpi buruk telah membangunkannya dari tidur nyenyak, diperparah oleh suara angin musim dingin yang bersiul di luar.
