Adult Content Warning

This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.

If you accept cookies from our site and you choose "Yes, Continue", you will not be asked again during this session (that is, until you close your browser). If you log in you can store your preference and never be asked again.

  1. Tags
    Summary

    Sion menoleh kembali ke Daeyoung. "Iya, udah setahun sih. Kami biasanya main di kosnya Riku, tapi lumayan agak jauh dari kampus. Masih deket apart kita, jadinya sekarang gue pikir main di sini aja. Nggak masalah kan?'

    Daeyoung mengangguk. "Bebas aja, bang."

    Dan sekarang, Daeyoung tak tau harus menyesal atau tidak dengan ucapannya waktu lalu. Karena, Sion benar-benar mengambil kata "bebas" yang Daeyoung ucapkan, dan lari dengan itu.

    Awalnya, Daeyoung mendengar geraman dari kamar Sion saat mereka berdua mengurung diri di kamar tersebut. Namun, lambat laun, suara desahan terdengar. Awalnya pelan, tapi semakin hari semakin keras. 

    Mereka lupa gue di sini, pikir Daeyoung, memandang nanar ke arah laptop yang menunjukkan esai yang seharusnya ditulis sekarang. Di sisi lain, Riku terdengar menangis memohon-mohon Sion untuk segera masuk ke dalam tubuhnya.

    Series
    Language:
    Bahasa Indonesia
    Words:
    2,615
    Chapters:
    1/1
    Collections:
    1
    Comments:
    5
    Kudos:
    132
    Bookmarks:
    14
    Hits:
    5,521