Adult Content Warning
This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.
-
Tags
Summary
Di dalam ruangan kos berukuran sempit yang hanya muat untuk satu kasur kecil dan lemari satu pintu, Wonwoo menghentakkan tubuhnya di atas cucuran keringat Mingyu. Di tengah peraduan kulit yang menggema di antara tembok tipis berwarna hijau diselimuti lumut hitam dan daki, ia merasa percumbuan ini tidak berarti.
Oleh gaji di bawah upah minimum per kapita, himpitan pekerja di transportasi umum, dan adegan bercinta di bawah temaram sorot lampu kuning bercampur jingga, Wonwoo bertanya, "Kita ini apa?"
Mingyu menghela nafas dengan berat. Di sela-sela putih yang berhamburan, ia memenuhi Wonwoo dengan cairan kental yang bahkan mampu mengguyur hamparan ladang sawit. Dengan suara serak bercampur nafsu terhadap rezim ia berkata, "Kita ini bangsa yang besar."
