Actions

Work Header

Rating:
Archive Warning:
Category:
Fandoms:
Relationship:
Characters:
Additional Tags:
Language:
Bahasa Indonesia
Series:
Part 12 of satu irama
Stats:
Published:
2016-09-26
Words:
187
Chapters:
1/1
Comments:
2
Kudos:
9
Hits:
162

A Moment in Brooklyn

Summary:

Steve senang mendengar Bucky berbicara.

Notes:

[marvel, stucky, senyap] untuk noct-san.

(See the end of the work for more notes.)

Work Text:

Disklaimer:

  • Captain America: The First Avenger adalah sebuah film yang disutradarai oleh Joe Johnston, dengan naskah buatan Christopher Markus dan Stephen McFeely, diproduksi oleh Marvel Studios dan didistribusikan oleh Walt Disney Studios Motion Pictures, berdasarkan komik karya Stan Lee dan Jack Kirby.
  • Tidak ada keuntungan materi sedikit pun yang Penulis dapat atau ambil dari fanfiksi ini.

Steve senang mengajak Bucky berbicara.

Ada rasa hangat di dada Steve setiap kali ia melihat antusiasme di mata biru Bucky. Di lain waktu, Steve merasa dadanya bergemuruh ketika Bucky tertawa di tengah kalimatnya. Seluruh ekspresi wajah Bucky saat mereka terlibat perbincangan seru membuat Steve merasa dirinya adalah orang terbahagia di dunia.

Sederhananya, Steve senang mendengarkan suara Bucky.

"... Hei. Kalau sudah di kasur, jangan berpikir lagi. Kepalamu bisa panas nanti, Steve," kata Bucky. Pria berambut cokelat itu mengusap lembut rambut pirang Steve. Senyum kecil perlahan terbit di wajah Steve.

"Maaf, Buck."

Steve dan Bucky saling berpandangan. Waktu bergulir dan pelukan Steve pada pinggang Bucky kian mengerat. Keduanya tenggelam dalam raut kegembiraan satu sama lain.

Steve senang sekali mengajak Bucky berbicara, tapi ia juga senang hanyut dalam suasana senyap berdua, bersama-sama dengan Bucky-nya.

Notes:

terima kasih sudah membaca sampai di sini! :)

Series this work belongs to: