Adult Content Warning
This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.
-
Tags
Summary
Kepalanya mendongak ke belakang, nyender di bahu Jimin dengan bibir kebuka, nyari pasokan oksigen yang rasanya makin dikit.
“Ahhh! J-jimin—ngh, stop… ah, ud-udahh,” racau Minjeong. Tangannya yang gemeter kenceng sekarang nyengkeram kuat bahu Jimin, nyoba nahan guncangan badannya sendiri. Rasanya intens banget, seluruh tubuh Minjeong panas dan penuh.
“Kenapa harus stop? Kamu kan suka kalau memeknya dirojokin gini. Cum for me, now,”
Or; Minjeong just wanted a quiet picnic on a secluded beach, but Jimin has a different plan to make her behave.
