Adult Content Warning

This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.

If you accept cookies from our site and you choose "Yes, Continue", you will not be asked again during this session (that is, until you close your browser). If you log in you can store your preference and never be asked again.

  1. Tags
    Summary

    Sontak Hanan terkejut, pasalnya ia tidak pernah memakai cd. Dan kala itu juga, labia tembam, bersih, tanpa bulu, dan benar-benar terlihat sangat pink. Labia tembam itu sudah basah, becek akibat permainan mereka itu.

    "Dek Hanan. Ini serius?" Tanya Raden terkejut, Hanan pun refleks merapatkan kakinya, malu karna kelaminnya terus di tatap.

    "M-mas, jangan gitu..." rengek manja Hanan, membuat Raden gemas. Pahanya kembali di buka lebar, Raden mengelus belahan labia becek itu dengan lembut membuat Hanan menggelinjang kegelian.

    "Tembem banget dek, cantik juga memek kamu. Kalo Mas makan seenak pempek kamu gak?" tanya Raden, mendengar ucapan itu malah membuat Hanan squirt, dan mengenai baju Raden.

    Language:
    Bahasa Indonesia
    Words:
    2,500
    Chapters:
    1/1
    Comments:
    14
    Kudos:
    573
    Bookmarks:
    59
    Hits:
    30,036