Adult Content Warning
This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.
-
Tags
Summary
Sontak Hanan terkejut, pasalnya ia tidak pernah memakai cd. Dan kala itu juga, labia tembam, bersih, tanpa bulu, dan benar-benar terlihat sangat pink. Labia tembam itu sudah basah, becek akibat permainan mereka itu.
"Dek Hanan. Ini serius?" Tanya Raden terkejut, Hanan pun refleks merapatkan kakinya, malu karna kelaminnya terus di tatap.
"M-mas, jangan gitu..." rengek manja Hanan, membuat Raden gemas. Pahanya kembali di buka lebar, Raden mengelus belahan labia becek itu dengan lembut membuat Hanan menggelinjang kegelian.
"Tembem banget dek, cantik juga memek kamu. Kalo Mas makan seenak pempek kamu gak?" tanya Raden, mendengar ucapan itu malah membuat Hanan squirt, dan mengenai baju Raden.
