Adult Content Warning
This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.
-
Tags
Summary
"Papa gak tau kalo kamu seberani ini." desis Mark berbicara dengan suara rendah nyaris seperti bisikan nakal yang membuat Haechan sedikit merinding.
"A-adek..." ujar Haechan gugup, sebelum akhirnya dengan keberanian yang dipaksakan, ia melingkari tangannya di leher Mark.
Mark menatapnya, kedua alisnya menaut pelan, seolah bertanya apa yang ingin Haechan katakan.
"Papa please... Adek pengen memek nya di masukin kontol Papa, kaya Mama biasanya..." pinta Haechan dengan berani, ia menggesekkan bagian bawahnya ke gundukan besar Mark.
Mark terkekeh, ia mengelus pinggang Haechan dengan sensual. Kemudian tangan satunya turun ke selangkangan anaknya itu, mengelus sesuatu yang tembam di balik celana dalam tipis Haechan.
