Actions

Work Header

Rating:
Archive Warning:
Category:
Fandom:
Relationship:
Characters:
Additional Tags:
Language:
Bahasa Indonesia
Series:
Part 8 of klise
Stats:
Published:
2016-12-27
Words:
376
Chapters:
1/1
Comments:
5
Kudos:
38
Hits:
458

pesan

Summary:

“Lain kali langsung telepon saja,”

Notes:

foto diambil dari @bts_twt dan google dan, err, kayaknya lebih enak buka di ponsel 8"D

Work Text:

 

Kenapa di sini kau malah kelihatan cantik?




ASTAGA JEON JUNGKOOK

DEMI TUHAN

DARI MANA KAU MENDAPATKAN FOTO ITU?

Internet, apa lagi

Hapus

Meh, seperti aku sudi mau menghapusnya

Hapus di galeri ponselmu hapuussssssssssss

Dengar ya, Kim, kau menyuruhku untuk menghapus foto itu sedangkan ratusan juta orang lain di luar sana menyimpannya? Hah! Jangan egois!

Itu karena KAU yang menyimpannya, Jeon. Dan aku tidak mungkin meminta ratusan juta orang yang kau maksud itu untuk diminta menghapus fotoku

See? Tidak adil. Mereka boleh menyimpannya dan aku tidak, dasar Kim tidak adil

YAK

Oke, stop! Ini tidak akan ada habisnya

H

A

P

U

S

BERISIK

Astaga, kau membentakku?

Er, yah, mungkin

Kau. Membentakku.

Oke, oke, bisa kita lupakan saja dulu hal itu?

Asal pulang nanti dibelikan susu pisang tidak apa-apa

Sialan. Kau tidak adil dan juga licik

Manusia kan memang seperti itu

Argh! Baiklah, hentikan. Sekarang, posisi di mana?

Lokasi syuting, kenapa?

Iya aku tahu, tepatnya di mana?

Apa aku perlu memasukkan titik koordinat dan letak lintangnya juga?

OH TUHAN

BERI AKU SEJUTA ALASAN KENAPA AKU SANGAT SANGAT MENCINTAIMU

Karena aku Kim Taehyung

Itu masuk hitungan, dan cari 999.999 alasan lainnya

Kau gila

Baru sadar?

Sebenarnya sudah lama, tapi aku tidak berani mengakuinya

Jadi, posisi di mana?

Ah, tidak jadi. Aku sudah melihatmu. Hei, apa-apaan itu, Tae? Kau dikerubuni banyak lalat playboy. Aku ke sana dalam satu menit
APA

SEJAK KAPAN JEON JUNGKOOK

.

“Lain kali langsung telepon saja,”

Keresek kecil diterimanya dengan serentetan gerutuan kecil, ada dingin yang merambat dan titik-titik airnya menembus permukaan plastik. Taehyung menduga itu sekaleng kopi hitam tapi hei, Jeon Jungkook terlalu cerdas dan memahami dirinya dengan baik untuk membelikan susu rasa pisang. Mungkin lain kali ia harus meminta rasa semangka, yah, begitulah.

“Lewat telepon tidak bisa mengirimkan foto—aw,” Jungkook mengaduh kecil, namun tidak protes saat Taehyung mencubit lengannya. “Kapan selesainya?”

“Kalau berhasil, estimasi sutradara-nim selama lima jam.”

“Itu lama,”  

“Kalau mau protes jangan padaku, Jeon. Omong-omong, trims kaleng susunya,”

Anytime. Dan kenapa kau di foto itu terlihat cantik?”

Taehyung membelalak, astaga orang ini. “Beri aku sejuta alasan kenapa aku mencintaimu, geez!

“Karena aku Jeon Jungkook.” Sebelah mata dikedipkan jail.

“Mati sana.”

.

 





Aku kelihatan keren, ya

...



Dan kau terlalu banyak gaya di sini, untung saja agak buram



JEON JUNGKOOK

BERHENTI MENGOLEKSI FOTOKU

Series this work belongs to: