Adult Content Warning
This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.
-
Tags
Summary
“Mhh- abang… jangan disini lagi banyak orang loh” Paha Nakula sedikit bergetar kala timun yang Sadewa masukkan ke memek nya itu sudah tertanam sempurna di memeknya.
“Jangan desah cah ayu” Tangan Sadewa mulai menggerakkan timun di memek Nakula di balik dasternya. Di balik obrok motor nya yang berisi sayuran, yang ramai dengan ibu-ibu komplek di antara mereka.
