Fandoms
Recent works
-
Tags
Summary
Kata Kaeya "kalau yang gagal banyak, berarti yang bodoh bukan kita tapi yang ngajar." Kalimat penghibur itu lantas menjadi acuan Childe dan 3/4 mahasiswa yang gagal di mata kuliah mekanika tanah di kelasnya dua semester yang lalu, menyebabkan dirinya dan Kaeya mengulang lagi di semester keenam sekarang. Childe tentu tidak terima, ia memang nakal tapi selalu hadir dan mengerjakan tugas dengan baik dan benar. Apa-apaan itu?!
Kenyataan pahit pun harus ia terima ketika tahu mereka akan bertemu dengan dosen yang sama. Childe dan Kaeya hanya bisa misuh-misuh. Dalam bayangannya sudah terbayang betapa menyebalkan wajah dosennya yang kejam, galak, jelek, botak, jelek –bahkan Childe mengulang umpatan itu dua kali
Namun, dendam kesumat itu menguap bagai slime air yang terkena api. Ketika sosok yang indah rupawan masuk ke dalam kelasnya, mata sejernih cor lapis itu menggungah dan suara baritone-nya mengalihkan atensi manusia-manusia di ruangan tersebut.
"Selamat pagi semua, saya Zhongli yang akan membawakan mata kuliah mekanika tanah untuk semester ini, mohon kerjasamanya"
Mungkin mengulang bukan hal yang menyedihkan.
