Actions

Work Header

And I Will Drown Myself In Your Rain Once More

Summary:

Even when the world is already dead silent and closed its eye for a while, Carmen hasn't fallen asleep just yet. She stole glances at the roof of her room and to the mirror exposing the beautiful sky outside, although, she's not sure what she really wants to see. She wants to drown herself on a sea with no end until her body finally gives in, but she's not quite determined for it. There's still things left unsaid and undone by her, and by then, she'll finally be at peace, forever. Maybe, Carmen should've already talked about this with someone. Even if she needs to be strong, for the sake of those who rely on her.

Notes:

There will be a chapter starting with the Indonesian language, a.k.a this chapter~

It doesn't really matter and just acts as an introduction to Carmen's perspective. You can skip this, foreign readers!

Chapter 1: And, So Do You.

Chapter Text

Tak ada yang berbeda dari hari-hari seperti ini. Rasanya hampir seperti rutinitas. Bangun, pergi ke sekolah, pulang, tidur. Rutinitas macam apa itu? Tapi dihari-hari yang lebih mendung dibanding biasanya, waktu terasa lebih lambat dan hatinya terasa lebih tersayat. 

Padahal, luka itu sudah lama ia jahit, tetapi tampaknya tak kunjung sembuh, dan tak akan pernah. Bau hujan yang bercampur dengan tanah yang menusuk hidungnya dan suara rintik hujan yang menyentuh permukaan payung yang sedang dipegangnya terasa terlalu melelahkan, entah mengapa.

Carmen berusaha menarik nafas dalam-dalam. Mungkin hari ini tidak seburuk itu. Mungkin, aku akan bahagia hari ini, meski aku tak pantas bahagia.

Ia pun menyentuh kenop pintu, dan membukanya sekali lagi, dengan senyuman komersial yang selalu ia pasang itu, sambil menyapa orang-orang disekitar rumahnya.

Namun dari kejauhan, ada sepasang mata yang tau siapa Carmen dibalik senyuman itu. Hujan itu rapuh. Tapi begitu juga dirimu. Sayangnya, kau selalu berusaha lari dari fakta itu.

Choi Jiwoo namanya.