Adult Content Warning
This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.
-
Tags
Summary
Setiap kuku Scaramouche, yang sudah bertransformasi menjadi cakar setajam belati, pun beringsut turun, mencengkeram pinggul Lohen dengan erat sampai menancap dalam, merobek kulit tipis hingga darah segar mulai merembes, mengotori lantai.
“Aah . . ! Scara──!!”
Dipanggilnya nama setan sembari ia lebarkan kedua tungkainya. Mengangkang dengan sukarela agar pinggul yang menghentak keras mampu membuat sepasang kemaluan keluar-masuk dengan lebih mudah.
“Haah. Lohen, Lohen──!”
Dibalasnya panggilan tersebut dengan desah kepalang nikmat. Scaramouche mampu bersumpah merasakan dinding-dinding anal sang pastor kejang seketika; mengencang dan menyempit lantaran syok dan sakit. Gila. Luar biasa sekali rasanya! Sungguh, enak.
Saking enaknya, saking kepalang nikmat, wajah Lohen sampai berkerut. Kelopak mata terpejam rapat, menyembunyikan manik yang telah tenggelam dalam kabut air mata. Tangisnya pecah, air mata beriak turun basahi pipi, membanjiri pelipis kala jemala Lohen tergeletak menengadah, menghadap ke patung besar Anak Tuhan.
